PELAIHARI, Banuapost.co.id- Dua balita bertetangga ditemukan tak bernyawa di sebuah kolam bekas galian tambang di Desa Damit Hulu, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (25/7/2025).
Hilangnya Radeva Albyansyah bin Arya Pristono (4 ) dan Niko Abdi Tama bin Supriyanta sempat diisukan diculik, karena warga tidak menemukan jejak kedua anak di sekitar pemukiman.
Geger hilangnya kedua bocah tersebut berawal dari salah satu orangtua balita itu mencari ananknya untuk diajak ke Masjid menunaikan Sholat Jumat, namun saat dicari di tempat ia biasa bermain keduanya tidak ada.
Usai Sholat Jumat, warga dan kerabat korban mulai melakukan pencarian bersama-sama, termasuk ke dekat kolam bekas galian, namun tidak membuahkan hasil.
Pencarian berlanjut hingga malam hari, kerabat, warga setempat dibantu anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, personel Polri Polsek Batu Ampar, personel TNI Pos Ramil Batu Ampar, relawan serta Basarnas Banjarmasin pada malam hari fokus pencarian di bekas galian tersebut.
Pencarian menggunakan pancing itu akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.30 Wita, jasad Niko berhasil tersangkut di mata kail dan langung dievakuasi ke rumah duka. Selang 20 menit kemudian jasal Radeva juga ditemukan. Kedua jasad dinyatakan sudah meninggal oleh petugas medis Puskesmas Pembantu Durian Bungkuk.
Iptu Munadi, Kapolsek Batu Ampar, membenarkan dua jasad bocah yang hilang di Desa Damit Hulu sudah ditemukan di kolam bekas galian. Menurut Iptu Munadi, berdasarkan keterangan tim medis Pustu Durian Bungkuk kedua bocah itu sudah meninggal.
“Bocah tersebut dinyatakan hilang setelah orang tuanya, tidak menemukan anaknya di sekitar rumah atau di tempat mereka biasa bermain,” kata Iptu Munadi melalui sambungan telepon, Sabtu (26/7/2025).
Bahkan menurut Kapolsek, pada siang hari sempat beredar isu kedua anak tersebut dibawa orang, sehingga beredar pesan di WA Grup imbauan untuk mencegat orang terlihat membawa dua balita laki-laki.
“Namun isu penculikan itu berhasil ditepis dengan ditemukannya mainan salah seorang anak yang berada di dekat bekas galian,” terang Kapolsek.
Setelah mendapat pemeriksaan tim medis Pustu Desa Durian Bungkuk, kedua jasad bocah itu disemayamkan di rumah duka masing-masing yang sama-sama berada di RT 02 Desa Damit Hulu. Jasad Niko dan Radeva dimakamkan pada Sabtu (26/7/2025) siang. (zkl/foto: Ist)