PELAIHARI, Banuapost.co.id- Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengapresiasi seluruh fraksi di DPRD setempat yang memberikan respon positif terhadap Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Tala, Ismail Fahmi yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto saat menyampaikan pidato tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tala pada Rapat Paripurna DPRD, Senin (22/9/2025).
“Masukan, serta kritik konstruktif demi penyempurnaan penyusunan APBD. Inilah wujud kebersamaan antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas pemerintahan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
ia menegaskan, APBD 2026 akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan infrastruktur prioritas, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan sektor pendidikan dan perlindungan sosial. Alokasi belanja daerah sebesar 56,59 persen diarahkan untuk urusan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Terkait penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemerintah berkomitmen memperkuat tata kelola, kapasitas SDM, serta menekankan transparansi agar penyertaan modal tidak hanya menghasilkan deviden, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati menyebutkan sejumlah strategi, antara lain digitalisasi pemungutan pajak, pemutakhiran data objek pajak, hingga optimalisasi sektor kepariwisataan yang dinilai mampu mendukung pendapatan daerah sekaligus membuka peluang usaha masyarakat.
Tak kalah penting, Sekda juga memastikan program perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta layanan kesehatan dan pendidikan tidak akan dikurangi meskipun ruang fiskal terbatas. Pemerintah, tegasnya, akan tetap menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
“Walaupun tantangan fiskal tidak ringan, Pemkab Tala berkomitmen menyusun APBD yang sehat, realistis, serta berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah agar manfaat APBD benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan pelayanan dasar dan penguatan ekonomi daerah,” ujarnya. (zkl/foto: diskominfostasantala)