PELAIHARI, Banuapost.co,id- Meski berasal dari partai politik yang berbeda, Tiga anggota DPRD Tanah Laut dari daerah pemilihan (Dapil) Tanah Laut 1, Kamis (4/12/2025) menggelar reses bersama di Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari.
Reses bareng tersebut dilakukan Hidayat Noor dari PDIP, Lutfi Wardana (PPP) dan Ganti Bonata Tinambunan dari PKB, ketiganya sama-sama menjaring aspirasi masyarakat yang mereka wakili.
Kehadiran para wakil rakyat ini disambut antusias masyarakat. Ruang pertemuan dipadati warga yang ingin menyampaikan harapan mereka untuk peningkatan pembangunan desa. Suasana reses berlangsung hangat, penuh diskusi terbuka dan dialog dua arah.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga Desa Panggung mengusulkan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari pengaspalan jalan, perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT), pembangunan jembatan pertanian, hingga penyediaan alat mesin pertanian combine harvester.
Warga juga meminta perhatian untuk pembangunan gedung Posyandu, pagar PAUD, serta dukungan kegiatan kelompok maulid habsy.
Sementara itu, Hidayat Noor menegaskan komitmennya memperjuangkan aspirasi warga bersama dua rekannya sesama Dapil I. Mantan Kepala Desa Panggung itu menyebut beberapa usulan telah masuk dalam rencana anggaran tahun 2026.
“Sebagian sudah terakomodir dalam program 2026, sementara usulan lain tetap kami kawal agar bisa masuk di perubahan APBD 2026 hingga tahun anggaran 2027. Aspirasi warga adalah prioritas kami,” ujar Hidayat dengan tegas.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Desa Panggung yang aktif menyampaikan kebutuhan desa secara terbuka dan terstruktur.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Semakin detail usulan yang disampaikan, semakin mudah kami mengawal agar program pembangunan bisa tepat sasaran,” tambahnya.
Lutfi Wardana dan Ganti Bonata Tinambunan juga menyatakan kebersamaan lintas partai dalam satu dapil adalah bentuk komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang merata. Reses di Desa Panggung ditutup dengan dialog ringan dan penegasan kembali bahwa aspirasi warga akan menjadi bahan utama pembahasan dalam agenda dewan ke depan.
Kehadiran tiga kader dari partai berbeda ini juga menunjukkan persaingan mereka untuk memperoleh suara sudah berakhir, dan kini mereka berkewajiban untuk menjaring aspirasi konstituennya di daerah pemilihan masing-masing secara bersama maupun perorangan. (zkl/foto: ist)