BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sedikitnya 33 event untuk menggaet wisatawan domistik dan mancanegara sepanjang
2019 disiapkan Kalsel.
Bahkan pemerintah kabupaten atau kota, siap memberikan
dukungan kepada masyarakat yang ingin menjadi pengelola wisatanya.
Demikian disampaikan Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris, pada
Launching Calender of Event Kalimantan Selatan di salah satu pusat perbelanjaan
modern, Jumat (29/3).
“Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan keuntungan
dari berkembangnya pariwisata di daerahnya,” jelas Abdul Haris.
Pemerintah, lanjut sekda, membukakan jalan dan
memfasilitasi. Namun yang mengelola, menikmati hasilnya, masyarakat itu sendiri.
Pariwisata, menurut sekda, bukan hanya miliknya Dinas
Pariwisata. Namun juga dinas lainnya, seperti Perkebunan, Peternakan,
Kehutanan, ESDM, Pertanian dan lainnya
Sebab segala
sesuatunya saat ini, dapat menjadi objek wisata apabila dikelola secara baik
dan terarah. Tentunya diiringi koordinasi rapi lintas sektor.
Sebanyak 33 event pariwisata akan dipertunjukkan,
setidaknya dalam sebulan terdapat 2 sampai 3 event yang digelar.
Dari 33 event, 2 di antaranya telah masuk dalam kalender
wisata nasional, yakni Pasar Terapung pada Agustus dan Festival Loksado, September
mendatang.
Selain Launching COE, Dinas Pariwisata Kalsel juga turut
memperkenalkan logo terbaru Visit Kalsel Wonderful Kalsel dan Visit Kalsel 2020.
(dev/foto: hum)
