PELAIHARI, Banuapost.co.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut (Tala) Ismail Fahmi mewakili Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menyerahkan bonus dan penghargaan kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tala atas prestasi yang diraih pada MTQ Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Penghargaan tersebut diserahkan di Gedung Sarantang Saruntung, Kamis (16/7/2026).
Bupati Tala dalam sambutannya, yang dibacakan Sekda Tala Ismail Fahmi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota kafilah yang telah berjuang mengharumkan nama Bumi Tuntung Pandang. Pada MTQN Tingkat Kabupaten Di Batola itu Tala juga berhasil memperbaiki peringkat dari ke-10 menjadi ke-8.
“Ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa Tala memiliki sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing, jadi bukan hanya sekadar meraih piala,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, official, serta orang tua yang telah memberikan bimbingan, doa, dan dukungan selama proses pembinaan hingga pelaksanaan MTQ. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh pihak.
Ismail Fahmi mengatakan pemberian bonus dan penghargaan merupakan bentuk komitmen serta apresiasi Pemkab Tala kepada para kafilah.
“Meski nilai materi yang diberikan tidak sebanding dengan perjuangan yang telah dilalui, bonus tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang-ajang berikutnya,” katanya lagi.
Pada kesempatan itu Sekda juga berpesan kepada peserta yang berhasil meraih juara agar tidak cepat berpuas diri dan terus mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, Ia meminta untuk menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan berlatih.
Pemkab Tala turut menitipkan sejumlah pesan kepada LPTQ dan seluruh kafilah, di antaranya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil MTQ ke-37 sebagai bahan pembinaan berkelanjutan, memperkuat kaderisasi generasi Qur’ani mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, serta terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Pencapaian ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Esensi MTQ bukan hanya perlombaan, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat Tanah Laut,” tutupnya. zkl/foto: Ist