BANJARBARU, banuapost.co.id– PT Angkasa Pura I
(Persero) Bandara Syamsudin Noor, menggelar program Sosialisasi Kepedulian
Keamanan dan Keselamatan Penerbangan kepada masyarakat kelurahan Syamsudin
Noor, Rabu (22/5).
Kegiatan sosialiasi
ini bertujuan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, khususnya yang
berada di sekitar wilayah bandara agar bisa berpartisipasi untuk menjaga
keselamatan dan keamanan bandara.
Sebagaimana Surat
Edaran Kemendagri No: 553/2444/SJ, 29
Mei 2017 tentang Pengelolaan Kawasan di Sekitar Bandar Udara, memberi ruang
kepada pemkab/pemkot membuat perda yang mengatur Keselamatan Penerbangan.
“Kegiatan ini bagian
dari wujud antisipasi kita untuk menjaga keamanan bandara dan keselamatan
penerbangan yang ada di bandara,” jelas Riga Airport Security and Safety Senior
Manager, Suriganata
Beberapa tamu undangan
hadir di kegiatan sosialisasi, seperti Perwakilan Danlanud, Ka Intelijen,
Erwin, perwakilan dari Airnav, Sumedi dan warga kelurahan Syamsudin Noor
berjumlah 55 orang.
Acara pertama
penyampaian materi sosialiasi bahaya laser, drone dan laying-layang. Hal ini
sebagai wujud imbauan, kreativitas laser pada malam, drone maupun layang –
layang yang berada di sekitar area bandara, sangat berbahaya.
Jarak sorot laser
terjauh bisa mencapai 2000 – 5000 meter saat malam hari. Terlebih sorot laser
jika terpantul kaca, maka biasnya akan membesar. Sehingga mengganggu penglihatan
pilot, terutama saat melakukan take off ataupun landing.
Selain membahas
tentang bahaya yang mengganggu aktivitas penerbangan, selanjutnya diisi dengan
penyampaian materi keamanan penerbangan.
Peran serta masyarakat
bisa diwujudkan, seperti memberikan informasi jika ada orang sekitar bandara
yang mengarah pada tindakan penerobosan pagar, atau kegiatan bahaya lain yang
bisa mengganggu kelangsungan keamanan dan keselamatan penerbangan.
Acara sosialiasi
berakhir dengan pembagian kenang-kenangan berupa souvenir dan foto
bersama. (*emy/foto: hum)
