PELAIHARI,
banuapost.co.id– Kodim 1009/Pelaihari saat
ini memiliki masjid sendiri, Masjid yang diberi nama Al Mujahiddin itu,
sebelumnya hanya berupa musholla dengan konstruksi kayu.
Banyak
kegiatan keagamaan dilaksanakan di lingkungan anggota Kodim 1009/Pelaihari yang
memanfaatkan mushola Mujahiddin, seperti peringatan Isra Mi’raj, Maulid Nabi
Muhammad SAW dan lain-lain.
Banyaknya
kegiatan keagamaan tersebut, menjadi pertimbangan Dandim 1009/Pelaihari dan jajaran
untuk melakukan renovasi total Langgar Mujahidin menjadi sebuah masjid yang
refresentatif.
Menurut
Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Bagus Budi Adrianto, dalam sambutannya saat
menerima kedatangan Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Muhammad Syech Ismed, pembangunan
masjid tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, salah satunya Pemkab Tanah
Laut.
“Alhamdulillah,
masjid dapat dimanfaatkan untuk menyambut kedatangan Danrem 101/Antasari dalam
acara Safari Ramadhan 1440 Hijriyah,” ujar dandim.
Masjid,
sambung dandim, dibangun selama hampir
sembilan bulan dan dapat menampung sekitar 150 lebih jemaah Shalat Jumat.
Selain
dipergunakan untuk keperluan shalat lima waktu dan Shalat Jumat, mesjid ini
juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya bagi keluarga
besar Kodim 1009/Pelaihari.
Di
Masjid baru ini, Danrem 101/Antasari dan rombongan serta anggota Kodim 1009/Pelaihari,
menunaikan Shalat Isya dan Tarawih. (zkl/foto:
zul yunus)
