BANJARBARU, banuapost.co.id–
Gubernur H Sahbirin Noor menegaskan, Pemprov
Kalsel ibarat kapal layar besar yang siap mengarungi samudra dengan tujuan
untuk mensejahterakan rakyat.
Agar kapal tidak terombang-ambing, menurut Paman Birin,
sapaan akrabnya, diperlukan kerjasama dalam berbagi tugas agar saat berlayar
tidak ngadat atau terhenti.
“Paling penting dari itu, peran seorang nakhoda atau
kapten kapal. Nahkoda tidak boleh lebih dari satu orang. Bila lebih dari satu
orang, maka perjalanan kapal akan terhambat. Tegasnya, dalam organisasi tidak
boleh ada dua matahari,” katanya.
Gubernur mengemukakan itu di acara Buka Bersama dengan
ASN Pemprov Kalsel di Halaman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (27/5)
petang.
Oleh sebab itu, sambung Paman Birin, kebersamaan antar
ASN untuk mengabdi kepada masyarakat dan memberi pelayanan publik yang baik,
merupakan modal utama untuk menguatkan roda pembangunan di Kalsel.
“Jangan jadikan perpecahan membuat perjalanan kita
terganggu. Jika perjalanan kita terganggu, maka yang dirugikan adalah rakyat,”
jelasnya.
Karena hakikat kepemimpinan, sambung gubernur, adalah rakyat.
Dan rakyat adalah pemimpin. Sebeb tidak ada pemimpin jika tidak ada rakyat. Rakyatlah
yang memilih pemimpin.
Gubernur juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk
terus memelihara soliditas dan kebersamaan. Tanpa kebersamaan dan sikap
bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas, maka tujuan organisasi pemda tidak
akan terwujud.
“ASN harus saling bekerjasama dan tidak boleh mengkedepankan
ego pribadi atau ego sektoral. Paling penting, harus mengerti tanggungjawab dan
peran masing- masing,” tandasnya.
Kegiatan religi bersama gubernur juga dihadiri Sekda
Abdul Haris Makkie Ketua TP PKK Provinsi
Kalsel, Hj Raudatul Jannah, Ketua Dharma Wanita dan Kepala SKPD Lingkup
Provinsi Kalsel. (cin/bdm/foto: hum)
