PELAIHARI, banuapost.co.id – Penantian panjang warga Desa Salaman, menikmati akses jalan mulus akhirnya terealisasi setelah Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mulai mengerjakan pengaspalan jalan poros desa yang berada di Kecamatan Kintap itu sejak Senin (07/09/2026).
Pengaspalan jalan sepanjang 1,6 kilometer tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat, Meski kondisi akses jalan di pintu masuk desa memang masih diwarnai kerusakan.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi angin segar bagi konektivitas warga yang selama puluhan tahun harus melintasi jalan poros desa yang masih berupa tanah merah yang becek dan licin saat musim hujan tiba.
Salah seorang warga RT 08, M. Ramli, meluapkan kegembiraannya dengan pengaspalan tersebut.
“Kami sangat bersyukur sekali, dan berterima kasih dengan terlaksananya pengaspalan di jalan Desa Salaman ini, karena jalan Desa Salaman ini kan sudah berapa puluh tahun belum pernah tersentuh aspal,” ungkap Ramli.
Tak hanya kelancaran mobilitas usaha, warga di area lain juga menumpahkan rasa leganya karena tak lagi bertemu kubangan lumpur saat musim hujan tiba. Warga RT 09, Mursidi, turut mengapresiasi perubahan fisik jalan serta hadirnya jaringan telekomunikasi yang kian membaik.
“Alhamdulillah, nyaman sudah jalannya. Dahulu becek benar di sini, ini sudah beaspal, nyaman kita,” kata Mursidi.
Sementara itu. menanggapi sukacita warga, Penjabat (Pj) Kepala Desa Salaman, Heri Usnadi meluapkan apresiasi mendalam mewakili seluruh warganya atas perhatian penuh yang diberikan pemerintah daerah.
“Ulun mewakili masyarakat Desa Salaman mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Bapak Bupati H. Rahmat Trianto beserta jajaran, Kepala Dinas PU, dan Kepala Bidang Bina Marga yang telah merealisasikan pengaspalan jalan poros Desa Salaman,” ujar lelaki yang akrab disapa Kang Heri.
Kang Heri membeberkan bahwa capaian perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya sejauh ini sudah menunjukkan progres yang sangat pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini pengerasan 1,6 KM, tahun sebelumnya 3,8 KM, jadi sudah hampir 6 KM, dan ada beberapa titik yang dikeraskan sekitar 600 meter. Jadi ini sudah luar biasa dan kami masih mengharapkan poros dari KM 12 sampai 24 ini dapat juga,” lanjutnya.
Tak sebatas akses jalan, Kang Heri juga melontarkan ucapan terima kasih kepada jajaran instansi teknis yang telah membawa perbaikan signifikan pada sektor pelayanan dasar kesehatan di desa mereka. zkl/foto: Ist