PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Aprie Husin Rahu dan Sigit Abi Priyanto, bersaing menakhodai Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalteng yang akan digelar dalam Muswil ke-10 di Kota Palangka Raya, 19-21 Juli mendatang.
Aprie saat ini menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Palangka Raya. Sedang rivalnya, Sigit, merupakan Ketua PDPM Barito Timur.
.Menurut
Aprie Husin, independensi organisasi merupakan hal utama yang akan diangkatnya
dalam kampanye menuju persaingan Ketua PWPM.
“Dari
beberapa nilai penting yang wajib ada dalam diri setiap aktivis organisasi, independensi
dan loyalitas organisasi,” kata Aprie kepada media, di Palangka Raya, baru-baru
ini.
Masalah
independensi dan loyalitas ini, lanjut Aprie, perlu mendapat perhatian,
mengingat keduanya terkesan mulai diabaikan.
Mantan
aktivis HMI itu menambahkan, dari dinamika yang berjalan hingga saat ini,
independensi organisasi Pemuda Muhammadiyah sering terintervensi kepentingan
pribadi ataupun kelompok, terutama pada tiap momentum pemilihan umum.
Sementara
kandidat lainnya, Sigit Abi Priyanto, juga bakal membenahi independensi
organisasi ini jika nanti terpilih sebagai ketua.
Menurutnya,
sebagai organisasi kepemudaan bernapaskan Islam, Pemuda Muhammadiyah idealnya
memang tidak berafiliasi pada kepentingan politik manapun.
“Gerakan
kita (Pemuda Muhammadiyah), harus seirama dengan Al Qur’an dan Hadist
Rasulullah SAW. Karena di dalamnya telah lengkap mengatur berbagai hal,
termasuk bagaimana mencari pemimpin,” terang Sigit dihubungi terpisah.
Muswil
PWPM Kalteng ini, akan diikuti 160
peserta, terdiri dari 26 utusan pimpinan wilayah, 65 utusan pimpinan daerah,
dan 69 utusan pimpinan cabang.
Selain
pemilihan ketua dan struktur kepengurusan periode 2018-2022, forum musyawarah organisasi
yang bernaung di bawah Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng itu, juga akan menyusun program kerja 3 tahun ke
depan. (sar/foto: ist)
