AMBON,
banuapost.co.id– Setelah di Ternate,
Provinsi Maluku Utara, kandidat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan
Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2019 – 2020, Mardani H Maming, menggelar
Silaturahmi Daerah (Silatda) dengan BPD HIPMI Provinsi Maluku di Kota Ambon,
Selasa (16/7) malam.
Wagub
Maluku, Barnabas Nataniel Orno, dalam sambutannya di silatda itu, meminta
kepada Mardani jika terpilih menjadi Ketum BPP HIPMI, turut memajukan pengusaha-pengusaha
muda dan rakyat Maluku.
Sedang
Ketum BPD Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy, berjanji siap memberikan
dukungan kepada Mardani pada Munas HIPMI, pertengahan September mendatang.
Sementara
nomor urut 4 dalam pencalonan sebagai Ketum BPP HIPMI, Mardani H Maming, mengaku
HIPMI bagi dirinya sangat bermakna.
Menurut
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, dulu
pun ia memulai usaha dalam skala kecil dan terus termotivasi untuk menjadi
pengusaha besar.
CEO
holding PT Batulicin 69 dan PT Maming
69 yang membawahi 54 perusahaan di berbagai bidang usaha itu, selama menjabat
sebagai Bupati Tanah Bumbu memahami masalah yang dihadapi pengusaha-pengusaha
kecil.
“Saya
paham itu. Sehingga saat menjadi bupati, saya menganggarkan sekitar Rp 10 – Rp
20 miliar yang disalurkan di sektor pendidikan infrastruktur dan kesehatan
dengan dipecah plafonnya masing-masing sekitar Rp 200 juta per proyek,”
jelasnya.
Dalam
hal tersebut, lanjut Mardani, dirinya bisa memberikan kesempatan kepada
pengusaha muda melalui mekanisme penunjukan langsung yang sesuai dengan
prosedur.
“Kalau tidak dengan cara
ini, pekerjaan-pekerjaan dengan nilai di atas Rp 200 juta, selamanya akan
‘dimakan’ pengusaha-pengusaha kakap. Mana mungkin pengusaha HIPMI yang masih
muda, baru memulai usahanya langsung bisa bersaing dengan yang
besar-besar,” imbuhnya.
Karena
itu, sambung Mardani, jika terpilih memimpin BPP HIPMI, bertekad mendorong terbitnya
kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan melindungi pengusaha-pengusaha kecil.
“Sehingga
nanti untuk pengerjaan proyek di bawah Rp 200 juta, bisa diserahkan ke
pengusaha-pengusaha HIPMI melalui penunjukan langsung,” pungkasnya.
Seperti
diketahui, untuk perebutan kursi Ketua Umum BPP HIPMI dalam Munas ke XVI di
Jakarta, September mendatang, berdasarkan proses seleksi administrasi
dinyatakan 4 kandidat memenuhi syarat.
Mereka, Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI), Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI), Akbar Buchari (Mantan Ketum BPD HIPMI Sumut) dan Mardani H. Maming, pengusaha muda sukses asal Tanah Bumbu, Kalsel. (yb/b2n/foto: kewek)
