BANJARBARU, banuapost.
net– Sedikitnya 140 anak Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Budi Satria,
menanam pohon buah dalam acara penanaman pohon di lingkungan panti,
Jumat (9/8).
Kegiatan merupakan salah satu inovasi yang dilakukan PSBR
Budi Satria dengan tujuan untuk menyemarakkan Revolusi Hijau, salah satu
program Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
Gubernur melalui Sekdaprov H Abdul Haris, mengapresiasi
terselengaranya acara, mengimgat penghijauan sangatlah penting diajarkan kepada
anak remaja agar terbiasa melakukan penghijauan dalam rangka melestarikan
lingkungan.
“Kegiatan seperti ini bisa mengajarkan remaja untuk
melestaikan lingkungan, sekaligus membantu program yang dicanangkan Gubernur
Kalsel, yakni Revolusi Hijau. Jangan menunggu alam rusak, baru kita bergerak,”
ujar sekdaprov.
Sementara HM Yus’a Shaleh, selaku Plt. Kepala PSBR Budi
Satria Kalsel, mengatakan, Presiden Joko Widodo layak memberikan apresiasi
kepada Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atas program Revolusi Hijau yang dicanangkan.
Khusus untuk yang dilakukan pantinya, menurut HM Yus’a, merupakan
salah satu upaya pencegahan bencana alam dan polusi udara yang disebaban berkurangnya
pohon akibat penebangan liar dan pembakaran hutan.
Sebanyak 100 bantang pohon, seperti beragam pohon mangga,
sirsak, kasturi, jambu, rambutan dan buah-buahan lainnya, ditanam di area PSBR Kalsel
di atas lahan 7 hektare.
Sengaja dipilihnya pohon buah, karena dinilai tak hanya
membantu menyejukkan udara, tetapi buahnya juga bisa dikonsumsi anak-anak PSBR
sendiri.
“Semua pohon memang memiliki manfaat. Pohon buah dipilih
karena nanti buahnya bisa dikonsumsi anak-anak di sini. Memang sekarang
manfaatnya belum begitu terasa, namun nanti generasi setelah kita akan bisa
merasakan manfaat dari pohon yang ditanam,” ujar Yus’a. (bdm/foto: ist)
