CIBUBUR, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo menegaskan, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatifnya
selaku Presiden Republik Indonesia.
“Kabinet itu apa? Kabinet itu adalah hak prerogatif presiden.
Menteri itu adalah hak prerogatif presiden,” ujarnya kepada para jurnalis di
Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8) sore.
Kepala Negara menuturkan, hingga saat ini masih menimbang
sejumlah figur yang tepat untuk mengemban amanah dalam kabinetnya kelak.
Presiden mengaku menyadari, pilihan-pilihannya itu
dinantikan oleh banyak pihak, khususnya rakyat Indonesia.
“Kita melihat momentumnya, melihat mendesak atau tidak
kebutuhan itu. Tapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti,
sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik,” tuturnya.
Presiden sedikit memberikan informasi, dalam kabinetnya mendatang
terdapat perubahan nomenklatur kementerian. Dari perubahan tersebut, ada yang
mengalami penggabungan, ada juga kementerian baru yang dimunculkan sebagai
respons atas kebutuhan negara dalam menghadapi persaingan.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak untuk tidak
berspekulasi dan menunggu kepastian yang akan langsung disampaikan pada
waktunya.
“Nanti kalau sudah waktunya tahu semua. Jangan
menebak-nebak,” tegas presiden.
Menjawab pertanyaan dari sejumlah jurnalis, presiden mengatakan,
dalam rencana kabinetnya kelak juga akan diisi beberapa kalangan muda berusia
antara 25 hingga 35 tahun.
Hal tersebut, sebelumnya sempat diutarakan sendiri oleh presiden
dalam sejumlah kesempatan.
“Ya, ada yang umur-umur itu. Yang muda, yang setengah muda,
campur-campur. Ada juga yang setengah tua,” ucapnya. (yb/din/foto: setneg)
