BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdathul Ulama (PWNU) Kalsel, Syaipul Adhar,
menyatakan siap maju di Pilkada Tanah Bumbu 2020. Kesiapan dibuktikannya dengan mengambil formulir pendaftaran
di dua partai politik, Golkar dan NasDem.
“Formulir pendaftaran di dua parpol, sudah diambil tim
saya, Barisan SA Berlari, diwakili kordinatornya, Paulke M Potu, yang juga mantan
Ketua HIPMI Tanbu, tadi siang,” kata Syaipul Adhar, Jumat
(4/10).
Aktivis gerakan mahasiswa 1998 ini, mengaku terpanggil
untuk maju di Pilkada Tanbu 2020, karena ingin membangun tanah kelahirannya
tersebut.
Menurutnya, sejak berdiri dan berpisah dari kabupaten
induknya, Kotabaru, 2003,Tanbu berhasil maju sebagai daerah baru yang memikat
dan menjadi pusat pertumbuhan baru di Kalsel, baik sebagai kawasan
pertambangan, perkebunan dan perikanan.
“Akan tetapi bangga dengan kekayaan alam saja tidak
cukup. Tanan Bumbu harus bangkit dan berlari. Sudah saatnya, Tanah Bumbu kita
bangunkan kembali. Saatnya, kita bersujud dan menuhi janji pada tanah kita.
Berlari menuju Tanbu yang lebih unggul,
nyaman dan mandiri,” ujar Syaipul Adhar.
Menurutnya, secara harfiah, Tanah Bumbu Berlari adalah
kepanjangan dari Bersama Realisasikan Amanat Rakyat (Berlari).
Syaipul Adhar yang menuntaskan pendidikan Sarjana Strata
2 di bidang Ilmu ekonomi, dengan
konsentrasi perencanaan wilayah kota dan regional ini, mengaku ingin membangun
Greaters Batulicin, membentuk kawasan Tanah Bumbu yang berikat dengan Ibu kota
Baru Negara yang telah diputuskan di Kalimantan Timur.
“Dan yang utama, menghadirkan pemerintahan yang bekerja
keras. Serta perencanaan berdasarkan kebutuhan long term dan masterplan yang
kuat. Menguatkan core bisnis pendapatan asli daerah (PAD) dan nilai tambahnya,”
ujar Syaipul Adhar. (emy/foto: ist)
