MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Seksi Wilayah (BKSDA SKW) III Muara Teweh, akan
menyerahkan seekor buaya muara ke Taman Wisata Alam Tangkiling.
Hewan karnivora berukuran panjang kurang lebih satu meter,
di terima dari Jainal Arifin, seorang nelayan di Desa Baru, Barito Selatan, dalam
kondisi sehat.
“Penyerahan satwa yang dilindungi ke Taman Wisata Alam
Tangkiling, akan kita lakukan dalam waktu dekat,” ujar Kepala BKSDA SKW III
Muara Teweh, Nizar Ardianto, Rabu (30/10).
Sementara di Taman Wisata Alam Tangkiling, lanjut Nizar, sudah
disiapkan tempat untuk sementara rehabilitasinya, sebelum dilepasliarkan ke
habitatnya.
Buaya muara yang akan diserahkan ke Tangkiling, berukur
kurang lebih satu meter dengan usia kurang lebih satu tahun. Buaya sebelumnya, sempat
dipelihara Jainal Arifin sejak masih kecil.
Seiring bertambahnya usia, hewan pemakan daging ini selain
membutuhkan banyak makan, juga termasuk hewan buas. Karena itu diserahkan ke
BKSDA SKW III Muara Teweh.
Terhadap satwa dilindungi ini, kata Nizar, setelah
melalui rehabilitasi di Taman Wisata Alam Tangkiling, akan kembali dilepasliarkan
ke habitatnya.
“Nanti setelah buaya ini benar-benar siap, kemungkinan
akan dilepasliarkan kembali. Untuk lokasi pelepasliaran, biasanya di Taman
Nasional Sebangau atau Taman Nasional Tanjung Puting,” tandasnya. (arh/foto: ist)
