TANJUNG, banuapost.co.id–
Karena mulut, badan binasa. Kiasan kata itu, tampaknya pas jika ditujukan ke seorang
wanita warga Tanjung, Tabalong ini.
Konon gara-gara mengungkit masa lalu, Riski Amelia Puteri
alias Mumut, terkapar akibat hujaman senjata tajam. Peristiwa itu terjadi depan
Outlet KFC Tanjung, Minggu (3/11).
Tak pelak lagi, penusukan terhadap wanita muda hingga
terkapar di trotoar, membuat warga Mabu’un dihebohkan. Sementara siapa gerangan
pelakunya, masih dalam perburuan polisi setempat.
Beruntung Mumut ditolong warga dengan melarikannya
kerumah sakit. Kini korban masih dalam perawatan intensif tim medis RS H Badaruddin
Maburai itu.
Menurut seorang saksi, Yudha, penusukan terjadi karena tersinggung
dengan ucapan korban yang mengungkit masa lalu pelaku.
“Sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban untuk
meminta bantuan,” ujar Yudha yang juga teman korban.
Saat korban mendatangi pelaku, lanjut Yudha, terjadi
ketegangan di antara keduanya. Sehinga berujung pada penusukan tersebut.
Padahal selama ini antara korban dan pelaku, menurut Yudha, tidak mempunyai masalah. Karena baik korban maupun pelaku juga sama-sama berteman.
“Selama ini mereka baik-baik saja. Bahkan tidak pernah bercerita
ada masalah di antara keduanya,” imbuh Yudha.
Sementara menurut Kasatreskrim Polres Tabalong, Iptu
Matnur, sebelum penusukan, korban sempat dipukul dengan helm.
“Dari keterangan saksi, korban sempat dipukul dengan
helm kemudian ditusuk pelaku di bagian perut,” ujar Iptu Matnur.
Matnur tak menampik identitas pelaku sudah di ketahui.
Namun masih dalam pencarian, karena
setelah melakukan penusukan melarikan diri.
Sedang jumlah mata luka, sebagaimana beredar di medsos,
menurut Iptu Matnur masih menunggu hasil keterangan resmi dari pihak rumah
sakit.
“Kami menunggu keterangan resmi dari rumah sakit.
Sedang yang beredar di medsos, sama sekali tidak diketahui sumbernya,” katanya.
(sal/foto: ist)
