BANJARMASIN, banuapost.co.id– Amuk api di rumah kos, Jl Rantaun Darat, Pekauman, Banjarmasin Selatan, diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Soal listrik sebagai penyebab asal api, dikemukakan Kapolresta
Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto, di lokasi kejadian, Senin (23/12) pagi.
Menurut Kombes Sumarto, dari hasil pemeriksaan sementara,
titik awal api di bagian tengah rumah. Kemudian melahap seluruh bagian bagunan berbahan
material kayu tersebut.
“Dugaan sementara penyebabnya hubungan arus pendek,”
tandasnya.
Karena kondisi demikian, lanjut kapolresta, pihak
kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan jaringan listrik di
rumah.
“Jangan sampai ada kabel yang semraut atau tidak sesuai
standar. Sangat berbahaya,” tegas Sumarto didampingi Kapolsek Banjarmasin
Selatan, AKP Idit Aditya.
Terkait korban tewas, menurut Sumarto, dipastikan karena
terjebak kobaran api. “Satu orang informasinya sempat keluar dari rumah.
Tapi kemudian masuk lagi. Hingga ditemukan sudah tewas,” kata Sumarto.
Selain menghanguskan satu rumah kos lima kamar dan dua orang
tewas, kebakaran ini juga menyebabkan dua mobil terbakar.
Kedua mobil terparkir di garasi rumah yang merupakan
bengkel, tepat bersebelahan dengan kos-kosan yang terbakar. Namun untuk
bangunan bengkel, luput dari amuk api.
“Dari tiga mobil, cuman satu yang bisa
diselamatkan,” kata Hendri, pemilik mobil, sambil menunjuk satu mobil
Toyota Avanza miliknya yang sempat diselamatkan.
Untuk dua mobil yang terbakar jenis double cabin, karena
dalam kondisi perbaikan. Salah satu mobil, roda depan kirinya dicopot, sehingga
tidak bisa dievakuasi saat peristiwa kebakaran.
“Kalau mesinnya hidup, tapi rodanya pas kebetulan
dicopot,” ujar Hendri. (emy/foto: deny)
