TANJUNG, banuapost.co.id– Sebagai salah satu wilayah di Kalsel, Kabupaten Tabalong merupakan daerah paling dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.
Keberadaanya sebagai daerah penyangga, kabupaten yang dikenal
dengan julukan Kota Minyak, mulai dilirik investor. Salah satunya, Dafam Hotel
Management (DHM), sebuah anak usaha milik konglomerat Hairul Tanjung, berencana
membangun kawasan perhotelan, mall dan residence.
Menurut Managing Director PT DHM, Handono S Putera, DHM
akan membangun kawasan hotel dan plaza berkonsep syari’ah dengan model
horizontal vertikal.
“Grand Dafam Linda Tanjung, akan menggunakan tata
kelola syari’ah dengan mengikuti kaidah-kaidah dalam tatanan islam,” jelasnya
usai ekspose terkait pembangunan hotel dan mall di ruang kerja eks Bupati
Tabalong, Rabu (4/3).
Grand Dafam Linda Tanjung, sambung Handono, bakal berdiri
di lahan seluas 1,8 hektare dengan fasilitas lengkap. 150 kamar beragam tipe, 4
meeting room, 2 restoran, kolam renang (outdoor & indoor), ballroom dengan
kapasitas 2.000 orang, Woman Care Center serta dilengkapi dengan lifestyle mall
di bawahnya.
Saat ini, tahapannya masih dalam proses atau prakonsep. Karena
ini sebuah kawasan yang merupakan proyek besar. Sehingga sebelum konsep ini
dikembangkan, maka semua perizinannya harus sudah beres terlebih dahulu.
Iika semua perizinan dan persyaratan dalam proyek ini
selesai, maka proses pembangunannya akan segera dilaksanakan.
“Saat ini kebutuhan hotel di Kabupaten Tabalong sudah
sangat mendesak,” ujarnya.
Proyek dengan konsep kawasan seperti ini, lanjut Handono,
diperkirakan akan selesai dalam dua
tahun. Karena itu diharapkan, proses pembangunannya berlangsung lancer. Sehingga
segera bisa mememenuhi kebutuhan akomodasi di Tabalong.
“Semoga dengan hadirnya Hotel Grand Dafam Linda
Tanjung, dapat menjadikan Tabalong lebih berkembang dan bermanfaat untuk
wilayah Banua 6,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua Apindo Tabalong, Muhazir, menyambut baik
ketertarikan investor untuk membangun kawasan hotel dan mall itu.
“Dengan adanya kawasan ini, diharapkan dapat
menambah maju pesatnya Kabupaten Tabalong,” ujarnya.
Dengan berdirinya kawasan hotel dan mall, menurut
Muhazir, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan
pekerjaan, yang secara otomatis akan mengurangi jumlah pengangguran di
Tabalong. (sal/foto: ist)