MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Masyarakat Barito Utara sangat berharap pemerintah daerah mendirikan posko pemeriksaan virus korona di sembilan kecamatan di kabupaten di DAS Barito itu.
“Sangat berharap sekali ada posko pemeriksaan virus korona
yang didirikan pemerintah daerah di sembilan kecamatan, baik di darat mapun di
jalur sungai,” kata Wiwin, seorang warga Muara Teweh, Rabu (25/3).
Menurutnya, posko pemeriksaan untuk mencegah tidak
meluasnya virus mematikan ini masuk ke Kabupaten Barito Utara. Ini mengingat ada
beberapa desa atau wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten/provinsi
tetangga.
Untuk jalur darat berada Desa Tapen Raya, Kecamatan
Gunung Timang, berbatasan langsung dengan Kabupaten Barito Selatan, serta jalan
negara lintas Provinsi Kalsel-Kalteng menuju Banjarmasin dan Palangka Raya.
Sei Rahayu Km 52 (Kecamatan Teweh Tengah) jalan negara
berbatasan langsung dengan Kabupaten Murung Raya.
Kemudian Desa Tambaba aatau Lampeong, Kecamatan Gunung
Purei dan wilayah Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, berbatasan dengan
Kabupaten Kutai Barat, Kaltim.
Wilayah Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah dan Kecamatan
Montallat, berbatasan dengan Kabupaten Kapuas. “Di wilayah ini, terdapat banyak
perusahaan yang beroperasi,” imbuhnya.
Sedang untuk jalur sungai, menurut Wiwin, Kecamatan
Montallat berbatasan dengan Barito Selatan (Dusun Utara), Desa Karamuan dan
Desa Benao, Kecamatan Lahei Barat, berbatasan dengan Kabupaten Murung Raya.
“Semoga ada petugas berwenang yang bisa membantu
menyampaikan pendirian posko ini, sehingga kita semua terhindar dari hal-hal
yang tidak kita inginkan,” kata Wiwin. (arh/foto:
ist)