BANJARMASIN, banuspost.co.id– Berbagai upaya dilakukan Polda Kalsel dalam mengantisipasi penyebaran virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang pandemi dengan jumlah korban jiwa puluhan ribu orang.
Setelah penyemprotan disinfektan di seluruh bangunan dan
ruangan yang ada, terbaru berupa prosedur pemeriksaan secara ketat terhadap
anggota maupun warga yang akan masuk ke Mapolda Kalsel.
“Tenda disinfektan atau tenda sterilisasi, dan bilik
dekontaminasi pun sudah disiapkan di pintu masuk Mapolda Kalsel. Kemudian
disiapkan juga pengukur suhu dan hand sanitizer,” ujar Kabid Dokkes Polda
Kalsel, Kombes Pol dr Erwinn Zainul Hakim, Kamis (26/3) pagi.
Setiap personil Polri maupun tamu yang akan memasuki
Mapolda, Bakkan termasuk Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, maupun PJU-nya,
wajib mengikuti proses pemeriksaan suhu tubuh dengan thermometer infrared.
“Jadi setiap yang memasuki mapolda, baik kapolda, wakapolda
maupun pejabat atau tamu lainnya, harus mengikuti prosedure ini. Selain suhu
tubuhnya diukur, juga penyemprotan tubuh dengan cairan disinfektan di tenda
sterilisasi dan bilik dekontaminasi yang telah disiapkan,” jelas Kabid Dokkes.
Dengan tenda sterilisasi dan bilik dekontaminasi ini,
sambung dr Erwinn, maka seluruh tubuh dibersihkan, sehingga badan benar-benar
bersih dari berbagai virus dan kuman.
“Diharapkan dengan upaya ini akan turut mencegah dan
memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kalsel. Sehingga personil dan masyarakat
yang ada di lingkungan Mapolda Kalsel, tetap terjaga tubuhnya dari potensi penularan
virus tersebut,” pungkas dr Erwinn. (yb/*/foto:
ist)