SAMPIT, banuapost.co.id– Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),. Kalteng, terus meningkat. Dari 33 menjadi 60 orang. Sedang Pasien Dengan Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 2 Orang.
Hal itu diungkapkan Sekdakab Kotim, H Halikinnor dalam jumpa pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim, Kamis (2/4).
Karena ODP dan PDP terus bertambah, menurut Halikinnor, Kotim sudah memasuki zona kuning. Dengan kondisi demikian, Pemkab Kotim mengambil langkah-langkah tegas untuk memutus mata rantai pandemi virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok itu.
“Hingga update sampai siang ini jumlah menjadi 60 ODP , dan 2 orang PDP. Satu dirawat di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, sedang satunya dirawat RSUD dr Murjani Sampit,” jelas Halikin yang dalam jumpa awak media di dampingi Kadis Kesehatan dan Kepala Diskominfo Kotim.
Untuk itu, sambung Halikin, Pemkab Kotim terus melakukan upaya-upaya pencegahan, seperti penyemprotan disinfektan.
“Dalam upaya pencegahan ini, pintu masuk Kabupaten Kotim akan dipasang bilik penyemprotan. Baik untuk mobil maupun kendaraan dan orang. Juga suhu tubuhnya akan diperiksa,” katanya.
Begitu juga dengan penjagaan wilayah kota, akan diperketat. Seperti melalui jalur darat di Jl Tjilik Riwut, Jl HM Arsyad dan Jl Jendral Sudirman. Karena jalur-jalur tersebut, merupakan lalulintas luar daerah.
“Jika terus terjadi lonjakan-lonjakan ODP ini, kami juga akan mempersiapkan Islamic Centre sebagai ruang isolasi atau karantina,” imbuh Halikin. (um/oto: ist)