MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, mencanangkan lokasi baru untuk areal pertanian sebagai salah satu upaya menjaga ketahanan pangan di kabupaten yang dibelah Sungai Barito itu.
Di dampingi Kepala Dinas Pertanian Ir Setia Budi dan Direktur Perusda Batara Membangun, H Koyem, sapaan akrab Bupati Barut, melakukan kunjungan ke ruas jalan dari wilayah Desa Lemo menuju Durian Ramba-Km 16-Batapah-Palangka Raya,.
Dalam kunjungan itu, Koyem memerintahkan pembuatan ruas jalan baru dari Desa Durian Ramba ke Km 16, yang semula berjarak 19 Km dapat memangkas 10 Km dengan tidak melewati jalan perusahaan batubara.
“Di ruas jalan baru ini nantinya, bupati mencanangkan lokasi baru area untuk pengembangan pertanian terpadu seluas lebih kurang 150 hektare. Ada tanaman pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan,” jelas Setia Budi, Senin (20/4).
“Area ini nantinya bisa dijadikan sebagai sentra penangkaran benih jagung hybrida dan padi ladang, termasuk juga budidaya tanaman bawang merah,” imbuh Setia.
Untuk mewujudkan ide tersebut, sambung Setia, digandeng beberapa pihak nantinya, terutama pihak BPTP Propinsi Kalteng untuk bersama-sama membangun, terutama dari sisi tekhnologi pertaniannya.
Terlebih lagi, menurut Setia, Barito Utara sudah dikenal sebagai daerah komoditas jagung pipil. Kini akan menyusul padi ladang dan bawang merah.
“Kita juga sangat berharap mendapat dukungan Dinas Pertanian Propinsi Kalteng dan Kementerian Pertanian nantinya,” katanya, (arh/foto: ist)