PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga Tanah Laut yang positif terpapar corona virus disease nine teen (Covid-19), tercatat masih 41 orang dari sebelumnya 49 orang. Tujuh orang dinyatakan sembuh, satu orang lainnya, meninggal, Minggu (17/5), sebelum sample swabnya keluar dari laboratorium.
Pasien positif Covid-19 itu saat ini menjalani perawatan di tiga tempat terpisah. 36 orang di fasilitas khusus penanggulangan Covid-19 di Gedung RSUD Hadji Boejasin lama, empat orang dirawat di ruang isolasi RSUD Hadji Boejasin baru, dan satu orang di RSUD Ulin Banjarmasin.
Sedang untuk orang dalam pemantauan atau ODP, per Selasa (19/5) bertambah 22 orang dari 425 warga yang mengikuti rapid test di tujuh tempat terpisah. Dengan tambahan 22 ODP, jumlah pasien ODP di fasilitas khusus Gedung RSUD Hadji Boejasin lama menjadi 80 orang.
Pemerintah Kabupaten Tala melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran Covid-19 dan Dinas Kesehatan setempat, menggelar rapid test serentak di Kecamatan Bajuin, Panyipatan, Bumi Makmur, Desa Tajau Pecah, Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Bati-Bati.
Selain melakukan rapid test di kecamatan yang ada warganya terpapar Covid-19, TGTP2 Taladan Dinas Kesehatan Tala juga menggelar rapid test untuk ASN yang bolak-balik beberapa kota di luar Tanah Laut, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura dan Tanah Bumbu.
Pada rapid test yang berlangsung Selasa (19/5) pagi sampai pukul 12:.00 Wita, baru 155 ASN yang ambil bagian. Sisanya direncanakan setelah Idul Fitri. Dari 155 ASN yang mengikuti rapid test, tidak ditemukan yang reaktif.
Juru bicara TGTP2 Tala, Antonius Jaka, membenarkan hari ini ada tambahan 22 ODP baru hasil dari rapid test di tujuh tempat di Tala.
“Semua orang yang reaktif berdasarkan rapid test hari ini, harus menjalani karantina di fasus penanggulangan Covid-19,” kata Antonius Jaka di ruang kerjanya, Selasa (19/5).
Menurut Jubir TGTP2 Tala, saat ini ada 80 ODP di fasus ditambah 36 yang positif Covid-19. Sehingga total yang menjalani perawatan di fasus berjumlah 116 orang.
“Lima warga Tala yang positif Covid-19 lainnya, menjalani perawatan di RSUD Hadji Boejasin baru sebanyak 4 orang, dan satu orang di RSUD Ulin Banjarmasin,” terang Antonius Jaka.
Sampai sejauh ini, menurut Antonius Jaka, TGTP2 dan Dinkes Tala sudah melakukan rapid test terhadap 2.000 lebih warga dari target sementara 6.000 orang. (zkl/foto: zul yunus)