PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Seiring dengan terkonfirmasinya 6 pedagang positif terinfeksi virus korona, Kodim 116/Palangka Raya dan TGTP2 Covid-19 setempat, menggelar rapid test massal.
Dari 100 lebih pedagang Pasar Besar yang dirapid test di halaman Makodim 1016/Palangka Raya, Jumat (22/5) siang, ada 14 orang yang dinyatakan reaktif.
“Dari 100 lebih padagang yang diambil secara acak oleh TGTP2 Covid-19 Palangka Raya, tercatat ada 14 orang yang hasilnya reaktif,” jelas Dandim 1016/Palangka Raya, Kol Inf I Gede Putra Yasa, Jumat (22/5).
Rapid test massal yang dilakukan Kodim 1016/Palangka Raya sejak Kamis (21/5), disambut baik salah satu pedagang Pasar Besar Kota Palangka Raya, Mustika.
“Saya sih sehat-sehat saja. Tapi karena saya setiap hari di pasar, dengan rapid test ini paling tidak menjadi tahu apakah terinfeksi atau tidaknya,” ucap Mustika.
Sementara menurut Ketua Harian TGTP2 Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, seiring dengan terkonffirmasinya 6 pedagang yang positif terinfeksi virus korona, akan dilakukan penyekatan keluar masuknya warga di pasar tersebut.
“Sehingga dengan adanya desain ini, untuk memudahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Sedang berdasarkan data media center Covid-19 Kalteng per 22 Mei 2020, jumlah kasus mengalami peningkatan, yakni sebanyak 289 kasus tersebar di 14 kabupaten dan satu kota di Kalteng. Dalam perawatan sebanyak 143 pasien, 131 sembuh, dan 15 lainnya meninggal dunia.
Kota Palangka Raya masih mendominasi, dengan jumlah sebanyak 77 kasus. 27 pasien masih dalam perawatan, 47 sembuh, dan 3 pasien lannya, inna lillahi. (yb/din/foto: ist)