JAKARTA, banuapost.co.id– Sebanyak 874 pasien yang terkonfirmasi positf terinfeksi virus korona sepanjang Senin (8/6), menyebabkan Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 32.033 kasus.
Dari jumlah sebanyak itu, sebagaimana data situs covid19.go.id, Kalsel tercatat sebagai penyumbang ke-4 di antara provinsi dengan 62 kasus hingga pukul 12:00 WIB.
Berikut sebaran 847 kasus baru positif Covid-19: Jawa Timur 365, Sulawesi Selatan 110, DKI Jakarta 89, Kalimantan Selatan 62, Maluku 38, Sumatera Selatan 29, Jawa Tengah 27, Papua 26, Jawa Barat 20 kasus. Sulawesi Utara 15, NTB 14, Bali 12, Banten 11, Kalimantan Timur 9, Kalimantan Tengah 8, NTT 6, DI Yogyakarta 3, Sumatera Utara 2, Lampung 1 kasus.
Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 10.904 dan yang meninggal menjadi 1.883.
“Jumlah pasien sembuh bertambah 406 menjadi 10.904. Sedang jumlah pasien meninggal dunia bertambah 32 menjadi 1.883 orang,” ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melalui kanal YouTube BNPB, Senin (8/6).
.
Sebelumnya, Minggu (7/6), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 31.186, dengan 10.498 di antaranya sembuh dan 1.851 meninggal.
Sedang data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus korona di Indonesia, ada 14.010 PDP yang diawasi dan 38.791 ODP yang dipantau.
“Kita masih melakukan pemantauan ODP sebanyak 38.791 dan PDP yang masih dipantau 14.010. Inilah data yang kita dapatkan hari ini,” kata Yuri, sapaan akrab Dirjen Pemberantasan Penyakitr Kemenkes RI itu.
Dengan kondisi terus meningkatnya Covid-19 ini, lagi-lagi Yuri mengimbau, menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan secara sering menggunakan sabun, hal yang harus dibiasakan.
“Karena inilah yang kita sebut adaptasi kebiasaan yang baru,” tandas Yuri.

Berikut sebaran 32.033 kasus: DKI Jakarta: 8.121, Jawa Timur: 6.313, Jawa Barat: 2.424, Sulawesi Selatan: 2.014, Jawa Tengah: 1.642, Kalimantan Selatan: 1.347, Sumatera Selatan: 1.158, Papua: 1.090, Banten: 1.047 kasus.
NTB: 822, Sumatera Barat: 626, Sumatera Utara: 607, Bali: 594, Kalimantan Tengah: 504, Sulawesi Utara: 495, Kalimantan Timur: 338, Maluku: 307, Sulawesi Tenggara: 259, DI Yogyakarta: 247, Kepulauan Riau: 228, Kalimantan Barat: 210 kasus.
Maluku Utara: 186, Papua Barat: 179, Kalimantan Utara: 169, Sulawesi Tengah: 159, Lampung: 145, Gorontalo: 134, Riau: 118, NTT: 103, Jambi: 103, Bangka Belitung: 102, Sulawesi Barat: 94, Bengkulu: 92, Aceh: 20 kasus. Sementara dalam proses verifikasi di lapangan: 21 kasus. (yb/foto: ist)