TANJUNG, banuapost.co.id– Satu lagi pasien positif Tabalong sembuh setelah sempat dirawat kurang lebih tiga pekan di unit khusus penanganan Covid-19, RS Tanjung.
Kembalinya ke keluarga pasien positif ini dilepas Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, selaku Ketua TGTP2 Covid-19 setempat, Minggu (14/6).
“Kesembuhan pasien ini juga tidak memakan waktu yang sangat lama, seperti pasien-pasien lainnya. Pasien kali ini sembuh dalam waktu 24 hari,” ujar bupati.
Menurut Anang, semakin cepatnya masa penyembuhan pasien positif Covid-19 yang dirawat di unit khusus, menandakan kinerja tim medis di pusat isolasi juga semakin meningkat.
Pasien Covid-19 yang sembuh, Sely Silvia Anggraini (40), warga Komplek Suka Maju, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.
Dia diisolasi di RSUD lama H Badaruddin Kasim Tanjung sejak 20 Mei sebagai Pasien Dalam Pengawasan. Ditetapkan sebagai pasien positif Covid 19 pada Rabu (3/6). Selanjutnya dinyatakan sembuh Sabtu (13/6).
Anang berpesan, pasien yang telah keluar dari rumah sakit dapat mengedukasi masyarakat tentang bahayanya virus korona. Tujuannya agar masyarakat dapat lebih menerapakan protokol kesehatan.
“Kabarkan kepada warga, kalau virus korona tidak terlalu berbahaya. Tapi penularannya yang sangat dahsyat,” imbuh Anang.
Sebelum dipulangkan, Pemkab Tabalong memberikan bingkisan berupa seperangkat alat salat dan santuan sebesar Rp.500.000 kepada pasien yang sembuh.
Hingga saat ini, Unit Khusus Penanganan Covid-19 di RS Tanjung lama, telah berhasil menyembuhkan 5 orang pasien. (sal/foto: ist)