TANJUNG, banuapost.co.id– Dua tenaga medis di Tabalong, terkonfirmasi positif teinfeksi virus korona. Keduanya diduga kontak dengan dokter Internship asal HSS dan PDP yang meninggal
Kedua tenaga medis di RS H Badaruddin Kasim (RSHBK) Tanjung itu, dinyatakan terinfeksi setelah menjalani rapid test dan uji swab pasca terpaparnya sang direktur.
Terinffeksinya dua tenaga medis ini, menambah panjang daftar korban virus korona di Tabalong, setelah sebelumnya sempat nihil dengan virus yang menyerang sistem pernapasan itu.
Menurut juru bicara TGTP2 Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, kedua pasien positif baru ini merupakan warga Kelurahan Pembataan dan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak.
“Keduanya merupakan tenaga medis di RSHBK yang ada riwayat kontak dengan PDP yang sudah meninggal dunia dan dokter intership asal HSS,” jelasnya kepada awak media, Kamis (18/6) sore.
Dua orang pasien positif baru ini, sambung Kadinkes Tabalong itu, satu orang perawat, dan satu lainnya sebagai analis di RSHBK.
Dari hasil rekam jejak, imbuh dr Taufiq, kedua pasien positif baru ini diduga salah satunya terpapar dari dokter Intership asal HSS. Sementara satunya lagi diduga terpapar dari PDP yang sudah meninggal. Namun hasil swab testnya dinyatakan positif.
“Pasien positif baru yang bekerja sebagai analis di RSHBK, kebetulan masih keponakan dari PDP yang sudah meninggal dunia,” katanya.
Dengan adanya penambahan kasus ini, Taufiq kembali mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
Sebelumnya, RSHBK Tanjung melakukan rapid test pada 52 orang karyawannya yang ada riwayat kontak dengan direktur RSHBK. Salah seorang karyawan yang berstatus PDP, meninggal dunia.
Dari 52 orang yang di rapid tets dan swab, dua orang di antaranya dinyatakan positif. Sedang 50 lainnya, dinyatakan negatif.
Dengan adanya tambahan kasus baru ini, hingga Kamis (18/6) terakumilasi 29 kasus. 20 di antaranya dalam perawatan, 7 sembuh dan 2 lainnya inna lillahi. (sal/foto: ist)