BATULICIN, banuapost.co.id– KPU Tanah Bumbu merapid test PPK dan PPS-nya, Senin (29/6). Rapid dilaksanakan hingga Selasa (30/6).
Rapid test ke petugas lapangan ini, sebagaimana instruksi KPU RI, sebelum tahapan pelaksanaan di lapangan, termasuk komisioner KPU-nya.
“Rafid tess dilakukan di tiga kecamatan, Satui, Angsana dan Kusan Hilir. Jumlahnya di Kecamatan Satui 104 orang, Angsana 60, Kusan Hilir 218 orang,” jelas Ketua KPU Tanah Bumbu, Mahruri, Senin (29/6).
Sedang 592 orang lagi dari tujuh kecamatan, lanjut Mahruri, dilaksanakan di dua tempat, yakni Kecamatan Mentewe dan Karang Bintang
“Begitupun untuk petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), dalam 15 hari akan datang juga akan dirapid test,” katanya.
Menurutnya, sebanyak 651 TPS se Tanah Bumbu disiapkan dalam pelaksanaan pilkada Desember mendatang.
Karena itu, pendataan pemilih akan disesuaikan dengan jumlah TPS agar tidak terjadi penumpukan orang, sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kalau nanti terjadi penumpukan di salah satu TPS, maka akan dibagi menjadi dua. Karena satu TPS maksimal untuk 500 pemilih,” kata Mahruri.
Kebijakan ini, sambung Mahruri, untuk antisipasi seandainya pada hari pemilihan nanti ada pemilih tambahan, seperti ada yang pindah atau ada pendatang dari daerah lain.
“Dalam pilkada 2020 ini, ada dua hal yang dijaga. Pertama tahapan dengan aturan. Kedua, menjaga tahapan sesuai dengan protokol kesehatan karena di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya. (jack/foto: ist)