PELAIHARI, banuapost.co.id– Ponpes yang santrinya tinggal di asrama, boleh mengikuti kegiatan pembelajaran, namun diwajibkan melakukan rapid tes terlebih dahulu.
“Untuk pembelajaran bisa dilakukan bagi santri yang mondok. Tapi harus dirapid test dulu. Kami GTP2 Covid-19 Tala, akan melakukannya secara gratis kepada para santri dan guru,” ujar Asisten Bidang Pemerintahan H. Bambang Kusudarisman.
Ketua Koordinator Bidang Pencegahan GTP2 Covid-19 Tala, mengungkapkan hal itu dalam silaturahmi dengan pimpinan dan pengasuh Ponpes se Tala di Aula Sarantang Saruntung, Rabu (1/7).
Silaturahmi yang juga melibatkan Kantor Kementerian Agama Tala itu, membahas boleh atau tidaknya ponpes di Kabupaten Tala untuk kembali melakukan kegiatan pembelajaran.
Karena itu, Bambang minta agar pihak pesantren mengirimkan data berupa nama dan alamat lengkap santri dan guru ponpes untuk dilakukan rapid test.
“Begitupun dengan santri yang sudah mondok kembali, tidak pulang ke rumah dulu agar tidak ada potensi penularan,” jelasnya.
Sementara Kepala Kantor Kemenag Tala, H Rusdi Hilmi, mengapresiasi upaya Pemkab Tala yang akan merapid test gratis kepada para santri dan guru ponpes.
“Alhamdulillah, pihak pemda sudah menyediakan rapid test secara gratis. Semoga teman-teman ponpes mendukung kebijakan ini,” imbuhnya.
Menurut Rusdi Hilmi, total di Tala terdapat 28 ponpes. 12 di antaranya secara berkala melaporkan kegiatan belajar mengajarnya.
“Karena itu, semoga 16 ponpes lainnya dapat menyusul agar memudahkan kita koordinasi, khususnya dalam masa pandemi ini,” ujarnya. (zkl/foto: ist)