SAMPIT. banuapost.co.id– Peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan dermaga penyeberangan Sungai Mentaya di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Sampit, Kotim, dilakukan Bupati setempat, H Supian Hadi, Senin (13/7).
Pembangunan dermaga ini akan dimulai 2020. Usai peletakan batu pertama, bupati juga didaulat melepaskan dua ekor burung merpati.
Menurut bupati, dengan dibangunnya dermaga penyeberangan ini, perekonomian di Kecamatan Pulau Hanaut bisa lebih berkembang, seperti di Kecamatan-kecamatan lainnya.
“Selain itu, bisa menambah kenyamanan bagi pengguna angkutan transportasi Sungai Mentaya di wilayah ini,” ujarnya.
Meski demikian, sambung Supian Hadi, seiring dengan penggunaan dermaga penyeberangan, akan terjadi peningkatan pada tranportasi darat yang perlu diperhatikan ke depannya.
Karena itu kepada pemerintahan desa masing-masing, agar badan jalan desa diperlebar. Setidaknya bisa dilewati kendaraan roda empat untuk menunjang lajunya perekonomian masyarakat ke depanya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Padlian Noor, mengatakan, pengajuan proposal akan dermaga penyeberangan ini, cukup memakan waktu yang panjang. Karena dana anggaran dari kementrian terbatas.
“Usulan sejak 2014. Alhamdulillah, terealisasi 2020. Mudah-mudahan 2021 mendatang dermaga seberangnya, Desa Basirih Hulu, Kecamatan MHS, Samuda, juga bisa dibangun,” imbuhnya. (um/foto: ist)