PALANGKA RAYA– Kalimantan Tengah (Kalteng) memerlukan tambahan guru sedikitnya 2.000 orang untuk Sekokah Menengah Atas (SMA) dan SMP sederajat.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Slamet Winaryo, Kamis (23/8), di Palangka Raya, penambahan guru tersebut tidak hanya karena daerah itu kekurangan guru. Namun untuk mewujudkan pelayanan yang baik ditingjat sekolah.
“Sebenarnya daerah ini tidak perlu guru SMA saja, tapi untuk SMP juga perlu penambahan,” katanya.
Sekarang saja, lanjut mantan guru olahraga itu, rasio guru dengan murid tidak sebanding. Apalagi pemerintah pusat tidak segera membuka penerimaan guru.
“Apabila tidak ada penerimaan guru, daerah mengalami krisis tenaga pendidik. Sebab setiap tahun ratusan guru memasuki masa purnatugas,” jelasnya. (sut/foto: ist)