JAKARTA, banuapost.co.id– Dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel, Kota Banjarmasin masuk dalam 20 besar penyumbang kasus korona tertinggi di Indonesia. Kota yang mengusung slogan: Baiman (Barasih wan Nyaman), berada di posisi 11.
Menurut Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, dr Dewi Nur Aisyah, saat ini lebih banyak kota yang melaporkan kasus dibandingkan kabupaten. Terlebih jika dilihat dari peringkat pertama hingga 10, tertinggi wilayah penyumbang kasus korona.
“Dari peringkat pertama hingga ke-10, kebanyakan kota-kota dari pada kabupaten. Dari 20 kab/kota dengan jumlah kumulatif tertinggi, menyumbangkan angka 53 persen dari seluruh kasus Covid-19 di Indonesia,” ujar dr Dewi dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Rabu (19/8).
Berikut rincian 20 kabupaten/kota dengan kasus kumulatif korona tertinggi: Kota Surabaya: 10.800 kasus, Jakarta Pusat: 7.535, Kota Semarang: 6.351, Kota Makassar: 5.938, Jakarta Timur: 4.974, Jakarta Selatan: 4.905, Jakarta Utara: 4.902, Jakarta Barat: 4.784, Sidoarjo: 3.955, Kota Medan: 3.172 kasus.
Kemudian, Kota Banjarmasin: 2.374 kasus, Gresik: 2.193, Kota Palembang: 2.188, Kota Jayapura: 1.814, – Kota Depok: 1.496, Kota Denpasar: 1.462, Kota Manado: 1.447, Kota Mataram: 1.364, Kota Bekasi: 1.188 dan Kota Ambon: 1.135 kasus. (yb/ilust: ist)