BATULICIN, banuapost.co.id– Berdirinya Masjid Agung di tiap kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, jadi mimpi duet milenial Syafruddin H Maming (SHM)-M Alpiya Rahman (MAR), jika rakyat Bumi Bersujud memberikan amanah memimpin salah satu kabupaten di pesisir selatan Pulau Kalimantan ini.
Banyak alasan kenapa Masjid Agung akan berdiri ditiap kecamatan sebagai salah satu program bidang keagamaan pasangan yang mengusung jargon: ‘Bersama Rakyat Kita Menang’.
Sebab masjid, menurut SHM, sebagai sarana pemberdayaan umat yang sangat penting dengan setidaknya punya tiga fungsi yang mendasar.
“Fungsi masjid, di antaranya zikir, pikir dan fungsi sosial. Terlebih lagi masjid sendiri berarti tempat sujud,” jelas Cuncung, sapaan akrabnya ketika diminta sekelumit program adalan jika diberi amanah memimpin Tanbu.
Bahkan masjid, lanjut mantan anggota DPRD Kalsel dua priode itu, bukan hanya sekadar menjadi tempat ibadah. Tapi juga sebagai tempat penyebaran pendidikan atau ilmu.
“Di masjid, banyak dilakukan kegiatan menambah ilmu seperti dakwah atau pengajian,” jelas mantan Kades Pulau Burung itu.
Masjid pun, sambung Cuncung, merupakan tempat yang penuh dengan ketenangan. Sehingga sangat cocok dijadikan sebagai tempat musyawarah.
“Karena itu nantinya, umat Islam bisa melakukan musyawarah di masjid tentang berbagai perkara dengan lebih tenang. Karena masjid jauh dari setan yang dapat menimbulkan gangguan saat bermusyawarah,” tandas kakak Bupati Tanah Bumbu dua priode, Mardani H Maming ini.
Di masjid pula, menurut Cuncung, wadah umat Islam dimana di dalamnya berisikan orang-orang yang akan selalu membela agama Allah.
“Masjid menjadi tempat pusat penyebaran Agama Islam yang tidak akan pernah sepi,” imbuhnya.
Tak ditampik Cuncung, alasan paling mendasar akan berdirinya Masjid Agung di setiap kecamatan di Tanah Bumbu, selain masjid secara harafiah tempat bersujud, juga untuk mensingkronkan Kabupaten Tanah Bumbu dengan julukan Bumi Bersujud. Masya Allah. (yb/jack/foto: ist)