BARABAI, banuapost.co.id– Hama tikus sawah sudah tidak asing lagi bagi para petani. Akibat hewan pengerat itu, petani banyak mengalami kendala dalam mengembangkan usaha pertanian. Tikus merupakan hama utama tanaman padi yang dapat menurunkan hasil produksi.
Dalam rangka meningkatkan hasil panen yang melimpah, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, Koptu Samsuhadi, bersama Poktan Mekar Jaya dan Poktan Suka Maju, melaksanakan pengendalian hama tikus di Desa Bakapas, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST. Kamis (17/9).
Hadir dalam kegiatan tersebut PPL Desa Bakapas, Hj Rita Rusita dan pengamat hama (POPT) Kecamatam Barabai, Aspani, sekaligus sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Aspani menjelaskan sekaligus memperagakan tentang pembuatan pestisida buatan untuk racun tikus.
“Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan racun tikus terdari dari bahan obat racun tikus bubuk dicampur dengan beras dan minyak makan sisa penggorengan/jelantah/minyak lanjar,” jelasnya.
Kemudian semua bahan diaduk hingga merata. Setelah siap, bahan racun tikus ditaburkan di lubang/sarang tikus yang ada di sawah.
Sementara, Koptu Samsuhadi di sela-sela kegiatan pengendalian hama tikus, menjelaskan, pendampingan kepada para petani sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas hasil panen agar melimpah dan terhindar dari hama tikus.
“Tak hanya itu, pendampingan kepada petani sebagai upaya khusus (upsus) dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan menuju swasembada pangan,” katanya. (yb/*/foto: ist)