PELAIHARI, banuapost.co.id– Dua agenda dalam rangka percepatan realisasi Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan TA 2020 Tala yang dibahas dengan DPRD setempat, tuntas se hari, Senin (21/9).
Rapat paripurna yang dihadiri 27 dari 35 anggota DPRD Tala, beragendakan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD TA 2020 dan jawaban bupati.
Pada agenda rapat pertama seluruh Fraksi DPRD, yakni PDI-P, Gerindra, Golkar, NasDem), PKS, PKB, PAN serta Pembangunan Demokrat, fraksi gabungan dari PPP dan Demokrat, menyetujui Rancangan Perubahan APBD TA 2020 untuk dibahas lebih lanjut.
Namun demikian, masing-masing fraksi juga menyampaikan masukannya terhadap pelaksanaan Perubahan APBD TA 2020 yang hanya tersisa tiga bulan dalam proses realisasinya.
Masukan salah satunya disampaikan Fraksi PDI-P yang menginginkan agar belanja daerah dapat memberikan efek positif guna menggerakkan pembangunan daerah dan memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi rakyat.
Saran ditanggapi Bupati H Sukamta pada agenda rapat paripurna kedua. Hal tersebut menjadi penekanan bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana kegiatan, salah satunya melalui penyediaan anggaran untuk penanganan dampak ekonomi yang lumayan besar.
“Selain itu belanja pemerintah yang bertambah pada APBD Perubahan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan kesempatan berusaha sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi rakyat,” ucap Kamta.
Selain fokus dalam penanganan Covid-19 melalui penyediaan anggaran pada Belanja Tidak Terduga, pemerintah daerah juga memperhatikan penanganan bencana-bencana lain. Salah satunya karhutla dan kekeringan pada musim kemarau.
Turut hadir Sekda Tala dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Tala. (zkl/foto: ist)