BATULICIN, banuapost.co.id– Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tanah Bumbu, kembali menggelar sayembara guna mempromosikan objek wisata.
Setelah menghelat lomba foto, kali ini lomba video pendek objek wisata. Tidak tanggung-tanggung, hadiah belasan juta rupiah disiapkan bagi pemenang.
Menurut Kasi Promosi Wisata Disporapar Tanbu, Rahmat Fauzi, lomba ini dihelat untuk menunjang promosi kepariwisataan, sekaligus memberikan apresiasi kepada konten kreator di bidang audio visial atau video.
“Senada dengan lomba foto, lomba video pendek ini juga dalam rangka pengoptimalan promosi pariwisata,” jelasnya, Kamis (8/10) siang.
Fauzi menilai cukup banyak wisatawan yang mendokumentasikan objek wisata dengan media audio visual. Sebagain di antaranya sudah memiliki kemampuan yang terampil dalam mengolah video.
Sehingga outfutnya layak dipublikasikan secara luas. Karena itu, lomba video pendek ini penting untuk memberikan stimulan bagi videografer, baik bagi wisatawan maupun kalangan professional.
Ada tiga tema yang menjadi kriteria dalam lomba ini, Pesona Destinasi wisata Tanah Bumbu, Berwisata Aman di masa Pandemi Covid 19, dan Panorama Alam Tanah Bumbu.
Untuk mengikuti lomba ini, peserta harus mengikuti beberapa hal yang dipersyaratkan panitia. Di antaranya yang harus menjadi perhatian, deadline lomba dan mekanisme pengumpulan karya.
“Untuk ini telah kami buatkan brosur. Silakan dilihat dan diakses di akun-akun media sosial resmi disbudpar,” katanya.
Sementara Kepala Disporapar Tanah Bumbu, Hamaluddin Tahir, mngatakan, kabupaten ini memiliki banyak sekali potensi objek wisata, baik wisata alam, wisata religi maupun wisata buatan. Karena itulah pemerintah daerah, memacu pertumbuhan melalui sektor kepariwisataan.
“Di kabupaten ini jenis kepariwisataan lengkap. Semua ragam ada. Kita mampu berkompetisi dengan daerah lain. Karena itu perlu program yang mendukung agar maksimal,” tandasnya.
Hamal yang merupakan sarjana bidang seni rupa ini berharap, melalui lomba video pendek, potensi pariwisata dapat terangkat dan terpublikasi secara luas. Sehingga dapat mendongrak jumlah wisatawan yang berkunjung.
“Secara langsung ini juga akan berpengaruh terhadap ekonomi di daerah kita,” imbuhnya. (uza/foto: ist)