BANJARMASIN, banuapost.co.id– Di tengah aksi ribuan mahasiswa dari berbagai aliansi, termasuk pelajar dan pekerja yang memadati Jl Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah, depan Gedung DPRD Kalsel, Kamis (8/10), ada pemandangan yang menyentuh hati.
Pasalnya di tengah bertugas mengamankan jalannya penyampaian aspirasi menolak UU Ciptakerja itu, seorang prajurit Bhyangkara mengumandangkan adzan. Panggilan untuk melaksanakan salah satu Rukun Islam ini, kebetulan waktunya pas Salat Zuhur.
Suasana yang tadinya hiruk pikuk dengan suara massa demontrans, sesaat menjadi terdiam. Hening hingga berakhirnya kumandang adzan.
Tak sampai di situ. Ketika Iqamah disuarakan, suasana tetap hening. Sementara anggota Polri yang berjaga, satu per satu melepaskan beberapa atribut anti huru haranya yang terpasang di badan.
Setelah berwudhu, mereka pun mulai mengambil shaf untuk melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di jalanan di tengah massa demonstrans.
Mereka secara khusyuk menjalankan salat di tengah-tengah aksi demonstran yang menunggu kepastian anggota DPRD Kalsel dan perwakilan mahasiswa untuk menandatangai surat bersama di gedung yang jadi kantor wakil rakyat terhormat itu. (ham/foto: hamdiah)