AMUNTAI, banuapost.co.id– TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1001/Amuntai, resmi ditutup Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, mewakili Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto. Penutupan dilakukan di Aula Idham Khalid Pemkab HSU, Rabu (21/10).
Pangdam dalam sambutan yang dibacakan danrem mengatakan, program TMMD ke-109 merupakan operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara lintas sektoral dengan melibatkan pemda, Polri dan instansi terkait lainnya, serta masyarakat setempat,” kata pangdam.
Menurut pangdam, diselenggarakan TMMD ini untuk membantu pemerintah daerah guna meningkatkan akselerasi pembangunan, baik infrastruktur serta membuka daerah yang terisolir.
Semangat kebersamaan dan gotong royong, merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang menjadi roh perjuangan bangsa, akan terus dibangun serta pelihara.
Seperti diketahui, TMMD ke-109 Kodam VI/Mlw digelar di wilayah Kodim 0907/Tarakan, Kodim 0910/Malinau, Kodim 1001/Amuntai dan Kodim 1022/Tanah Bumbu, dengan mengambil tema: “TMMD Pengabdian untuk Negeri”.
“Tema ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata, sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong-royong,” kata pangdam.
Dengan telah selesainya pelaksanaan TMMD ke-109 ini, selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD (PKO TMMD), pangdam atas nama keluarga besar TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya ke semua pihak yang telah bekerja sama dan membantu pelaksanaan kegiatan.
Di sela peninjauan Brigjend TNI Firmansyah berharap kepada masyarakat, agar hasil TMMD dirawat dengan baik. Sehingga bisa dipakai dalam kurun waktu yang lama.
“Kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin selama ini, dapat terus dibina dan ditingkatkan. Bukan saja pada pelaksanaan TMMD, melainkan pada kegiatan-kegiatan lainnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar danrem. (oie/*/foto: ist)