BANJARBARU– Para alim ulama, umara, tokoh Banua dan perwakilan santri pondok pesantren, larut dalam suasana khusyuk mengiringi pembacaan tahlilan dan doa dipimpin Tuan Guru KH Wildan Salman, dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya Hj Rosdiawati Rudy Resnawan, Jumat (14/9) malam.
Haul berlangsung di kediaman pribadi Rudy Resnawan yang juga Wakil Gubernur Kalsel, Jl Bundaran STM, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.
Hadir Ketua MUI Kabupaten Banjar, Tuan Guru KH Fadlan Asy’ari, Walikota Banjarbaru, H Nazmi Adhani, Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan, serta sejumlah pejabat Pemprov Kalsel dan Kota Banjarbaru.
Syahdi Hidayat mewakili pihak keluarga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para alim ulama, tokoh masyarakat, santri Tahfiz Al Quran dan pejabat berhadir.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para alim ulama, tokoh masyarakat, santri Hafiz Al Quran Darussalam serta semuanya atas berkenan menghadiri haul memperingati 100 hari meninggalnya almarhumah Hj Rosdiawati,” ucap Syahdi.
Seperti diberitakan, Hj Rosdiawati Rudy Renawan wafat pada 7 Juni 2018 malam, bertepatan pada 22 Ramadan 1439 Hijriah. Masyarakat Banua larut dalam suasana duka mendalam mengingat kebaikan almarhumah semasa hidup.
Di mata keluarga, kerabat, kolega dan para jurnalis yang biasa meliput di Kota Banjarbaru dan Pemprov Kalsel, istri Wakil Gubernur Kalsel ini merupakan sosok perempuan bersahaja, murah senyum dan ramah dengan siapa saja.
Sehingga wajar, informasi wafatnya almarhumah dengan cepat menyebar dan diketahui masyarakat, baik melalui media sosial, media elektronik dan cetak. Ibu orang baik, Husnul Khatimah. Selamat jalan Bu. Tulis netizen Rizki pada sebuah akun instragram. (bdm/foto: hum)