BATULICIN, banuapost.co.id– Melakukan kampanye dialogis di Kabupaten Tanah Bumbu, calon Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, juga jadi ‘jurkam’ paslon Bupati dan Wakil Bupati dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli.
Bahkan tanpa basa basi, petahana dalam Pilkada Kalsel, 9 Desember mendatang, mengajak masyarakat di dua Kecamatan Tanbu untuk memilih yang sudah berpengalaman.
Paman Birin juga mengaku siap bersinergi untuk pembangunan Tanah Bumbu dan Kalimantam Selatan. Karena itu mengingatkan masyarakat, jangan sampai salah pilih pemimpin.
“Pilih yang berpengalaman, jelas hasilnya. Pak Zairullah Azhar adalah sosok yang siap dan punya segudang pengalaman. Mari dukung Zairullah Azhar-HM Rusli untuk Pilbup Tanah Bumbu, dan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor-H Muhidin,” ujar Paman Birin, sapaan familarnya.
Ajakan itu disampaikan Paman Birin di Desa Mentewe dan Sepakat, Kecamatam Mentewe, Desa Barokah, Bersujud serta Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, ketika bergabung dengan kampanye paslon nomo urut 03 tersebut, Rabu (28/10).
Sementara H Paijan atau akrab disapa Pa’le, salah satu tokoh yang juga seorang pengusaha Tanah Bumbu, menepis semua hoax yang beredar terkait pasangan dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli.
“Saya meluruskan hoax yang beredar. Itu sama sekali tidak benar. Kita harus tangkal bersama dari berita yang tidak benar kepada Ayahanda Zairullah Azhar,” ucapnya lantang.
Di antara hoax yang beredar, sambung Pa’le, bila terpilih jadi bupati, Zairullah Azhar hanya akan menjabat 1 hingga 2 atau 3 tahun. Selanjutnya diganti dengan wakilnya, itu tidak benar. Zairullah akan menjabat sampai masa jabatannya berakhir.
“Ada lagi isu yang mengatakan bila Ayahanda Zairullah menjabat, tanah-tanah akan didozer. Itu sangat tidak benar. Disini saya luruskan, tidak akan terjadi seperti itu. Itu hoax,” tegasnya.
Bukan itu saja, lanjut Pa’le, ada lagi hoax terkait Tim Dozer yang memiliki slogan: ‘Ratakan’, maksudnya akan meratakan tanah.
“Ini juga tidak benar. Maksud dari slogan ratakan adalah ratakan pembangunan dari desa ke kota. Ratakan pendidikan dari desa ke kota. Ratakan pelayanan kesehatan dari desa ke kota, dan ratakan kesejahteraan rakyat Tanah Bumbu terutama anak yatim, orangtua jompo dan fakir miskin serta guru-guru ngaji,” pungkasnya. (emy/foto: ist)