BATULICIN, banuapost.co.id– Teori sederhana dalam ilmu komunikasi dipraktikkan Tim Pemenangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli, selama menggelar kampanye dialogis di ratusan desa di 10 Kecamatan, Kabupaten Tanah Bumbu.
Seperti misalnya di Desa Sari Gadung, Barokah dan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Ahad (1/11). Masih kompak di dampingi koalisi partai pengusung dan pendukung, paslon nomor urut 03 ini juga di kawal Tim Dozer dan relawan Laskar Banua Borneo.
Kejelian juru kampanye di awal orasi dengan melontarkan pertanyaan: “Siapa kita? Secara spontan dijawab masyarakat yang hadir: “ZR..Menang..menang..menang…Ratakan!”.
Begitupun ketika pertanyaan kembali dilontarkan: “ZR siapa? Lagi-lagi seperti tanpa dikomando dijawab;” Nomor 03”.
Apa yang disampaikan sang jurkam atau komunikator direspon langsung si penerima pesan atau komunikan, telah terjadi proses komunikasi yang sempurna.
Soal mencoblos di TPS pada 9 Desember mendatang, itu persoalan pilihan masing-masing. Namun apa yang dilakukan si jurkam telah terjadi sebuah hubungan secara timbal balik atau dua arah, telah memenuhi salah satu syarat komunikasi.
Siapa kita? Tanya sang jurkam. “ZR menang…menang.. Ratakan.!” jawab hadirin. ZR Siapa? kembali pertanyaan dilontarkan. “Nomor 03”, dijawab lagi serentak tak dikomando. Begitulah tiap kali sang jurkam memulai dan mengakhiri orasinya.
Sementara HM Rusli, seperti juga kampanye-kampanye sebelumnya, paslon dengan jargon: ‘Kembali untuk Mengabdi’, membeberkan visi misi untuk menyakinkan pemilih. Pemerataan di berbagai sektor dari desa, kecamatan hingga kota.
Sepanjang Ahad melakukan kunjungan ke-3 desa di Kecamatan Simpang Empat, kakak pengusaha sukses Tanah Bumbu, H Andi Syamsuddin Arsyad, akrab disapa H Isam (HI) ini, menyempatkan diri menghadiri kenduri di lapangan sepakbola, Jl Cappa Padang.
Di tempat acara perkawinan ini, HM Rusli bertemu dengan kandidat Wakil Bupati Tanbu dari jalur perseorangan, Zainal Arifin.
Paslon nomor 03 dan 02 ini sempat berbincang akrab sambil menyantap hidangan di tempat spesial yang sengaja disediakan tuan rumah.
Dalam pembicaraan itu, Zainal mengaku, tidak ada yang spesial untuk dibahas, selain saling menghormati dalam berkontestasi di pilkada ini.
“Siapa pun nantinya yang diberi amanah, yang penting kita tetap harmonis. Terpenting, Tanah Bumbu bisa menjadi salah kabupaten yang berkah,” ujar Zainal menjawab pertanyaan awak media ketika ingin berlalu dari tempat acara. (jack/foto: ist)