BANJARBARU, banuapost.co.id– Lantunan salawat, puja puji kepada Nabi Muhammad SAW, berkumandang begitu syahdu mengiringi peringatan kelahiran jujungan umat Islam di muka bumi ini, yang digelar di Majelis Taklim Nurul Huda, Jl Garuda Banjarbaru, Senin (2/11) malam.
Salah satu kegiatan keagamaan umat Islam ini pun kian bertambah sakral untuk Provinsi Kalsel. Karena dihadiri para juriyat atau keturunannya, yakni Habib Bahaudin, Habib Hamdi Alhamid, Habib Umar Bahasyim, Habib Ali bin Abdurrahman Al Hayid, Habib Idrus bib Abdurrahman Al Kaf, Habib Hamdi Al Hamid dan Habib Saugi bin Idrus Al Kaf.
Turut diundang dalam perhelatan maulid tersebut, H Sahbirin Noor. Pria yang memiliki sapaan familar Paman Birin, kedatangannya pun disambut takbir dan kehangatan para habib.
Dalam tausiyah singkatnya, Habib Hamdi Al Hamid dari Surabaya, menyentil sedikit tentang kepemimpinan. Karena sebaik-baiknya pemimpin, menurut tata cara Rasulullah SAW dalam memimpin.
“Kalau kita menginginkan suatu negeri atau daerah menjadi berkah, pemimpinlah yang mendatangi ulama. Bukan sebaliknya, ulama yang mendatangi pemimpin,’’ ujar Habib Hamdi mengingatkan.
Usai acara, Paman Birin yang ditemui, mengaku diundang secara pribadi. Tanpa embel-embel mantan Gubernur Kalsel, apalagi calon dalam kontestasi Pilkada Kalsel 2020. Murni hanya ibadah memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, saya bisa berhadir. Berkumpul bersama habaib, ulama dan jamaah di majelis ini memperingati maulidurrasul. Semoga kita mendapat syafaat dari Baginda Rasulullah SAW dan keberkahan dari Allah SWT,’’ katanya.
Perjumpaan dengan para habib pun, diakui Paman Birin tidak disia-siakannya. Pendamping Acil Odah atau Hj Raudatul Jannah ini, memintakan doa kepada para juriyat Rasulullah agar Banua Kalsel menjadi lebih berkah.
“Yang kita cari dalam kehidupan ini adalah keberkahan, baik sebagai rakyat, pemimpin atau apapun itu. Karena keberkahan hidup, merupakan modal menuju negeri akhirat,” jelas Paman Birin. (yb/*/foto: ist)