BANJARMASIN, banuapost.co.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin sejak Jumat (20/11) mulai menyortir dan melipat surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel 2020.
Proses penyortiran dan pelipatan salah satu logistik pilkada ini, dilakukan di Gedung Wanita, Jl Brigjend Hasan Basry, Kayutangi. Gedung tersebut sekaligus menjadi tempat penyimpanan surat suara dan logistik lainnya.
Menurut Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah, proses penyortiran dan pelipatan suara suara ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan. Pengerjaan nya melibatkan 50 orang yang rencananya bekerja dalam dua shift.
“Dua shift itu kita bagi siang dan malam. Tapi untuk shift malam kita masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, apakah boleh atau tidak?,” ujarnya.
Untuk jumlahnya, surat suara yang dilipat sebanyak 460 ribuan. Jumlah itu sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah cadangan sebanyak 2,5 persen.
Penyortiran dan pelipatan surat suara ini, diawasi jajaran Bawaslu Kota Banjarmasin serta kepolisian. Tak hanya pengawasan keamanan, tapi juga penerapan protokol kesehatan.
Para petugas wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Serta rajin mencuci tangan dengan air mengalir di tempat yang telah disediakan, serta diperiksa suhu tubuhnya.
Sementara untuk surat suara pilwali Banjarmasin, menurut Rahmawati, sedang dalam proses pengiriman dari percetakan.
“Untuk surat suara pilwali Banjarmasin sudah selesai dicetak, dan sedang dalam proses pengiriman,” tandasnya.
Sementara, Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Achmadi Suhandi, mengatakan, pengamanan di Gedung Wanita yang dijadikan tempat penyimpanan dan pelipatan surat suara, dilakukan kepolisian selama 24 jam.
“Petugas yang dilibatkan dari Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Utara. Mereka dibagi tiga shift selama 24 jam,” ujar Gita
Pengamanan juga diperkuat dengan tim patroli, baik dari Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Utara, yang melakukan sambang ke Gudang KPU tersebut. (emy/foto: deny yunus)