BATULICIN, banuapost.co.id– Komunitas Amal Jariah (KAJ) giatkan donasi alat musik rabana dan tarbang ke lembaga-lembaga keagamaan . Donasi ini dimaksudkan untuk menghidupkan kegiatan seni Islami. Masjid, langgar, majelis pengajian, panti asuhan dan pesantren, menjadi sasaran donasi.
Belum lama ini, KAJ menyambangi Majelis Taklim Madinatul Ulum di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu. Selain bersilaturrahmi, relawan KAJ mendonasikan seperangkat alat musik rebana/terbang serta puluhan buku burdah.
Donasi alat musik ini disambut antusias jemaah. Pasalnya selama ini, majelis memang rutin melakukan latihan namun tidak memiliki alat sendiri.
“Selama ini kami kami hanya meminjam. Dengan adanya donasi ini tentu akan menjadi spirit bagi kami untuk lebih giat ,” ujar ustad Ahmad Yusri, pengasuh Majelis Taklim Madinatul Ulum.
Ketua KAJ, Syamsir Islami mengatakan, pihaknya sengaja menggiatkan donasi alat musik ragam melayu ini ke beberapa majelis, tidak lain untuk menggirahkan seni Islami di tengah tantangan era modern. Dengan aktifnya kegiatan-kegiatan seni yang bercorak islami, diharapkan dapat mengukuhkan nuansa religius di tengah masyarakat.
“Seperti kita tahu saat ini era millenial, di mana platfon digital lebih menggoda ketimbang hal lain yang bernuansa islami. Tantangan menghidupkan suasana religius semakin berat,” ujarnya saat memberikan donasi akhir pekan tadi.
Hal ini manjadi penting, lanjut syamsir, sebagai upaya untuk mempertahankan seni tradisi yang islami, sekaligus menyiarkan syiar-syiar dan panji keislaman.
“Kami berharap upaya ini membawa keberkahan bagi ummat,” imbuhnya.
Penyerahan donasi alat rebana dan terbang ke Majelis Madinatul bukan yang pertama. Donasi serupa juga sudah dilakukan KAJ sejak 2019. Sejak awal 2021, sedikitnya ada 9 lembaga keagamaan islam yang menjadi sasaran donasi KAJ.
Selain menyumbangkan alat musik, KAJ juga rutin menyumbangkan bahan bacaan Al-Qur’an dan kitab, bahan bangunan untuk pembangunan masjid dan bahan makanan ke panti-panti asuhan.
Beberapa pondok pesantren dan panti asuhan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, menjadi sasaran rutin bulanan KAJ. Donasi yang disalurkan merupakan himpunan wakaf dari donatur dan anggota tetap KAJ. Komunitas memiliki program wakaf bulanan, di mana setiap donatur dan anggota rutin setiap bulan menyisihkan penghasilan untuk diwakafkan. (uza/foto: ist)