BANJARMASIN– Musibah gempa dan tsunami di Kota Palu,Donggala dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, mengusik empati masyarakat Kalsel. Penggalangan dana tak henti-hentinya dilakukan hanya sekadar untuk berbagi derita dengan para korban.
Kali ini ditunjukkan Bank Indonesia bersama dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) yang mengadakan penggalangan dana dengan tema: Banua Peduli Palu – Donggala.
Mengambil tempat di halaman outdoor Duta Mall Banjarmasin, Jumat (5/10) sore, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat perbankan yang tidak terpisahkan dari warga banua.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, berhasil melelang 2 lagu yang dinyanyikan di hadapan para undangan dan pengunjung pusat perbanjaan modern di Kota Banjarmasin itu. Dua lagu yang dinyanyikan gubernur, terjual Rp41 juta.
“Lelang ini untuk memberikan stimulus positif bagi para undangan maupun pengunjung yang memiliki rezeki lebih agar dapat menyumbangkan rezekinya kepada masyarakat di Palu, Donggala dan sekitarnya,” ujar Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu.
Pemprov Kalsel sendiri, sambung gubernur, sedang menyiapkan dana untuk ikut dalam pemulihan Sulawesi Tengah sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
Bahkan Pemprov Kalsel juga sudah membuka posko bantuan dan penggalangan dana masyarakat untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng tersebut.
Posko bantuan dipusatkan di halaman Kantor Dinas Sosial Kalsel. Sedang Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD-nya, bertanggung jawab untuk penggalangan dana melalui rekening bank. (bdm/foto: hum)