BANJARMASIN– Ketua DPD PDIP Kalsel, Mardani H Maming, optimis memenangkan capres dan cawapres, Ir Joko Widodo, KH Ma’ruf Amin di Provinsi Kalsel.
Optimisme mantan Bupati Tanah Bumbu ini, menyusul bergabungnya belasan kepala daerah dalam satu koalisi di Pilpres 2019 yang mendukung pasangan nomor urut satu itu.
“Bergabungnya belasan kepala daerah ini, menambah optimis bisa memenangkan Jokowi – Amin dengan target 70 persen,” tegas mantan bupati termuda se Indonesia usai deklarasi dukungan belasan kepala daerah di Posko Tim Kemenangan Daerah Kalsel Jokowi – Amin, Sabtu (6/10) siang.
Dari belasan kepala daerah itu, Mardani tak menampik Bupati HST masih belum bergabung. Namun keputusan finalnya masih ditunggu.
“Semoga mau bergabung dengan tim. Kalau mau bergabung, berarti hanya Walikota Banjarmasin yang tidak mendukung,” kata Mardani.
Diakui Mardani, pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi kalah hanya satu persen di Kalsel. Saat itu sejumlah tokoh di Kalsel, berbeda dukungan dengan pihaknya. Seperti Rudy Ariffin bersama PPP yang mendukung Prabowo. Begitu juga Partai Golkar.
“Dengan kondisi sekarang satu koalisi di Pilpres 2019, saya optimis Jokowi – Amin meraih kemenangan di Kalsel,” tandasnya.
Di Pilres 2014 lalu, lanjut Mardani, dirinya mengusulkan satu nama tokoh Kalsel sebagai menteri. Namun karena hasil di Kalsel suara Jokowi kalah, akhirnya usulan tidak diterima.
“Mudah-mudahan di 2019 kita bisa meraih kemenangan, agar paling tidak bisa mengusulkan satu nama menteri masuk di kabinet,” imbuhnya.
Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, selain Bupati HST, Chairansyah, yang belum menyatakan dukungan kepada capres dan cawapres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin, juga Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Namun di antara 12 kepala daerah itu, untuk Kota Banjarmasin hanya diwakili Wakil Walikotanya, Hermansyah, yang nonabene kader PDIP.
Deklarasi dukungan para kepala daerah di Kalsel ini dibacakan Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani A S, satunya-satunya wanita sebagai pemimpin daerah di Kalsel.
“Bahwa untuk meneruskan sebuah perubahan dan mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, maka pemerintah saat ini perlu mendapat dukungan setinggi-tingginya dari seluruh lapisan masyarakat serta parpol, khususnya di Kalsel,” demikian poin pertama isi deklarasi.
Acara ini turut dihadiri Penasehat Parpol Koalisi, H Sahbirin Noor, yang juga gubernur dan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel.
Selain itu hadir pula Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, Wakil Bupati Barito Kuala, Rahmadian Noor; Bupati Banjar Khalilurahman dan Bupati – Wakil Bupati Tapin, Arifin Arpan – Syafrudin Noor.
Kemudian Bupati HSS, Achmad Fikry, Bupati dan Wakil Bupati HSU, Abdul Wahid – Husairi Abdi, Wakil Bupati Tabalong, Mawardi, Bupati Balangan, Ansharudin, pelaksana tugas Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin dan Bupati Tanah Laut, Sukamta.
Adapun pempimpin daerah yang terdaftar tapi berhalangan hadir di antaranya Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani; Wakil Bupati Banjar, Saidi Mansyur; Bupati HSS, Ahcmad Fikry; Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani; Wakil Bupati Balangan, Syaifullah; dan Bupati Kotabaru, Sayed Jafar.
Di sela deklarasi dukungan kepala daerah, ada pula deklarasi koalisi parpol pengusung dan pendukung, di antaranya Partai Golkar, PDI Perjuangan, PPP, PKB, Partai Nasdem, Hanura, PKPI, Partai Perindo dan PSI. Namun dalam deklarasi, ada satu kepala daerah absen menandatangani, yakni Bupati HST, Chairansyah. (emy/foto: ilus)