BANJARBARU, banuapost.co.id– Covid-19 di Kalsel ngegas lagi. Bahkan hari ini, Senin (22/3), nambah 207 kasus baru hingga berada di urutan ke-6 dari 34 provinsi setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Jawa Timur.
Dengan tambahan itu pula, total Covid-19 Kalsel sejak pandemi awal Maret tahun lalu, tercatat sebanyak 25.823 kasus. Namun yang dalam perawatan atau masih positif sebanyak 2.378 pasien.
Sebaran ke-207 kasus baru itu, andil Kota Banjarmasin 75, anah Laut 31, Banjarbaru 28, Hulu Sungai Utara (HSU) 15, Kabupaten Banjar 14, Kotabaru 13, Hulu Sungai Selatan (HSS) 12, Tanah Bumbu 10, Barito Kuala (Batola) 5, Hulu Sungai Tengah 4 orang.
Sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini kesembuhan bertambah 83 pasien. Sehingga totalnya menjadi 22.643 orang.
Ke-83 pasien sembuh itu berasal dari Hulu Sungai Utara (HSU) 19, Kabupaten Banjar dan Tapin masing-masing 17, Tanah Bumbu 15, Batola 12, Kotabaru 2, Hulu Sungai Selatan (HSS) 1 pasien.

Sementara yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona, hari ini dilaporkan bertambah tiga orang. Berasal dari Kabupaten Banjar 1 dan 2 lainnya dari Balangan. Dengan tambahan ini, totalnya menjadi 802 kasus.
Dari data terbaru ini, persentase angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel mencapai 87,69 persen. Dirawat 9,21 persen dan kasus kematian 3,11 persen.
Seiring dengan bertambahnya warga yang terinfeksi virus corona, masyarakat diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun di air mengalir, dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan Covid-19 tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia. (emy/ilust: ist)