BANJARMASIN– “Ketika seseorang rajin membaca, gerbang kecerdasan telah terbuka lebar,” tegas Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, sebelum membuka Rakor Peningkatan Kinerja Perputakaan 2018 yang digelar Biro Kesra Setdaprov di salah satu hotel, Kamis (11/10).
Menurut gubernur dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir Achmad Sofian, seperti istilah: ‘buku merupakan gudang ilmu’, maka dengan banyak membaca semakin membuka cakrawala berpikir dan wawasan seseorang tentang dunia dan lingkungan sekitar.
Karena itu, lanjut gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, dengan lahirnya UU No 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, menjadi langkah maju dalam perkembangan dunia perpustakaan.
Bahkan dengan UU tersebut, tentunya menjadi sebuah tantangan untuk semua jenis perpustakaan di Kalsel, terutama tantangan untuk melakukan pembinaan dan pengembangan perpustakaan yang lebih baik.
“Diperlukan pengelola perpustakaan yang berkompeten, sehingga berbagai upaya pengembangan perpustakaan sesuai dengan peraturan yang berlaku, tepat sasaran dan sesuai dengan fungsinya,” ujarnya.
Perkembangan teknologi informasi, sambung Paman Birin, harus bisa dimanfaatkan para pengelola perpustakaan sekolah.
Setiap pengelola perpustakaan, supaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana perpustakaan sekolah. D isamping itu juga meningkatkan pelayanan, maupun kemudahan untuk mendapatkan bahan-bahan bacaan.
Karena itu, gubernur berharap, melalui rakor dapat diperoleh pengetahuan, pemikiran dan gagasan baru untuk mengggali potensi perpustakaan di sekolah.
“Terutama dalam membangun kesamaan pandangan terhadap permasalahan dan tantangan masa depan pengelolaan perpustakaan,” katanya.
Rakor yang diikuti para pengelola perpustakaan ini, mengangkat tema “Peningkatan Kinerja Pengelolaan Perpustakaan Madrasah di Kalimantan Selatan dalam Rangka Menumbuhkembangkan Minat Baca di Kalangan Peserta Didik”.(rny/foto: hum)