JAKARTA, banuapost.co.id– Dari 251.392 spesimen corona yang diperiksa sepanjang Sabtu (17/7), ditemukan 51.925 warga terkonfirmasi positif. Dengan tambahan itu pula, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 2.832.755 kasus. 527.872 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan tercatat 27.903 pasien. Sehingga secara keseluruhan menjadi 2.232.394 orang. Sementara yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 1.092 pasien, hingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 72.489 kasus.
Sedang untuk suspek atau diduga terkait Covid-19, pemerintah masih memantau terhadap sebanyak 239.294 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Jumat (16/7), tercatat total 2.780.803 kasus positif virus corona. 2.204.491 pasien di antaranya sembuh sembuh, dan 71.397 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 51.925 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: DKI Jakarta: 10.168, Jawa Barat: 9.298, Jawa Timur: 6.920, Jawa Tengah: 5.655, Banten: 3.424, DI Yogyakarta: 2.523, Kalimantan Timur: 1.667, Bali: 1.091, Sumatera Utara: 1.004 kasus.
Kemudian, Riau: 999, Kepulauan Riau: 892, Sulawesi Selatan: 771, Sumatera Selatan: 770, Kalimantan Selatan: 645, Sumatera Barat: 637, Kalimantan Barat: 511, Nusa Tenggara Timur: 488, Bangka Belitung: 486, Lampung: 448, Nusa Tenggara Barat: 379 kasus.
Disusul, Kalimantan Tengah: 376, Maluku Utara: 360, Kalimantan Utara: 348, Sulawesi Tengah: 337, Jambi: 302, Papua Barat: 295, Sulawesi Utara: 261, Bengkulu: 217, Papua: 200, Sulawesi Tenggara: 176, Maluku: 78, Sulawesi Barat: 76, Aceh: 69, Gorontalo: 53 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)