BANJARBARU, banuapost.co.id– Sedikitnya 53 warga Kalsel sepanjang Rabu (22/9) dilaporkan terpapar virus corona. Dengan tambahan itu pula, total korbannya selama ini tercatat menjadi 69.076 orang. 1.143 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Sebagaimana dilansir dari data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan 104 pasien sembuh. Secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 65.615 orang.
Sementara untuk korban meninggal, di hari yang sama dilaporkan ada 1 orang yang berasal dari Tanah Bumbu. Sehingga kumulasinya menjadi 2.318 kasus.
Berikut sebaran ke-53 kasus positif baru (Hulu Sungai Selatan –HSS– dan HST nihil): Tanah Bumbu: 12, Tanah Laut dan Banjarmasin: masing-masing 8, Kabupaten Banjar, Kotabaru, Barito Kuala dan Tapin: masing-masing 4, Balangan dan Banjarbaru: masing-masing 3, Tabalong: 2, Hulu Sungai Utara (HSU): 1 orang.
Sedang sebaran ke-104 pasien sembuh (Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Tapin nihil): Banjarbaru: 35, HSU: 21, Tanah Laut: 14, Tanah Bumbu: 11, Tabalong: 9, HST: 5, Balangan: 4, Kotabaru: 3, HSS: 2 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 94,99 persen, dirawat 1,73 persen dan kematian 3,36 persen.

Masih terus bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)